Pengguna Kini Bisa Cek Status Vaksinasi Driver Gojek

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 16 Jun 2021, 13:30 WIB
Diperbarui 16 Jun 2021, 13:30 WIB
Ratusan Mitra Gojek Jalani Vaksinasi Drive Thru di sentra vaksinasi Indonesia Bangkit Rumah Sakit UI
Perbesar
Petugas menempel stiker Saya Sudah Divaksin di sentra vaksinasi Indonesia Bangkit Rumah Sakit UI, Depok, Rabu (02/06/2021). Vaksinasi secara drive thru berlangsung mulai tanggal 2-3 Juni ditargetkan sekitar 640 pengendara ojek daring dan 100 pengemudi angkutan umum. (Liputan6.com/HO/Ading)

Liputan6.com, Jakarta - Gojek mendukung program vaksinasi Covid-19 untuk mitra driver-nya. Sejauh ini, Gojek mengklaim menjadi perusahaan transportasi online dengan wilayah vaksinasi mitra driver terluas di Indonesia.

Dalam keterangan resmi yang diterima Tekno Liputan6.com, Rabu (16/6/2021), cakupan wilayah vaksinasi Gojek untuk mitra driver-nya mencapai 29 kota dan kabupaten.

Masih terkait vaksinasi mitra driver-nya, Gojek juga meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna melihat status vaksinasi mitra driver.

Mengecek status vaksinasi driver Gojek (Foto: Gojek).

Pengguna bisa melihat status vaksinasi driver melalui halaman pemesanan di aplikasi. Fitur ini tersedia di aplikasi Gojek versi terbaru.

Chief Transport Officer Gojek, Raditya Wibowo mengatakan, pihaknya melihat aktivitas masyarakat di luar rumah kian tinggi. Peningkatan aktivitas tersebut disertai risiko kasus Covid-19 yang meningkat.

"Untuk itu, selama kurang dari 4 bulan terakhir, kami terus mengoptimalkan pelaksanaan program vaksinasi agar mitra driver dan pelanggan Gojek makin aman dan nyaman selama di perjalanan," kata Raditya.

Apresiasi

Ratusan Mitra Gojek Jalani Vaksinasi Drive Thru di sentra vaksinasi Indonesia Bangkit Rumah Sakit UI
Perbesar
Mitra Gojek sedang diukur tensi di sentra vaksinasi Indonesia Bangkit Rumah Sakit UI, Depok, Rabu (02/06/2021). Vaksinasi yang melibatkan ratusan mitra Gojek membantu percepatan program vaksinasi Covid-19 di Indonesia sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen. (Liputan6.com/HO/Ading)

Dalam mempercepat vaksinasi terhadap mitra driver-nya, Gojek berkolaborasi dengan Halodoc, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai otoritas terkait.

Keseriusan Gojek ini diapresiasi oleh pemerintah. Direktur Angkutan Jalan Kemenhub Ahmad Yani mengatakan, jangkauan 29 kota dalam waktu kurang dari empat bulan merupakan capaian yang luar biasa.

Director of Center for Public Policy and Public Management Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB Yudo Anggoro pun mengatakan, program vaksinasi menjadi fokus banyak pihak karena bisa meningkatkan rasa aman masyarakat saat beraktivitas di luar rumah.

"Di sektor transportasi, kami menemukan bahwa faktor pemicu rasa aman masyarakat yang dituntut untuk bepergian adalah program vaksinasi pengemudi transportasi," katanya.

Upaya Gojek Jaga Keamanan Driver dan Mitra Saat Pandemi

Gojek
Perbesar
Logo baru Gojek (Foto: Andina Librianty/Liputan6.com)

Untuk itulah upaya kolektif dari pemerintah, swasta seperti Gojek, dan lain-lain dalam memperluas program vaksinasi perlu dilakukan.

Sekadar informasi, Gojek sendiri memiliki beberapa inisiatif keamanan dan kebersihan yang diterapkan sejak awal pandemi. Antara lain adalah:

- Fitur Ceklis Protokol Kesehatan dan Selfie Verifikasi Masker di aplikasi mitra driver

- Pengoperasian Zona Nyaman (titik tunggu atau pemesanan GoRide dan GoCar Instan yang dilengkapi protokol kesehatan ketat) di puluhan titik di lokasi strategis

- Penggunaan sekat pelindung di armada GoCar dan GoRide

- Pemasangan air purifier di ribuan armada GoCar di Jabodetabek

- Fitur status vaksinasi mitra driver di aplikasi Gojek versi terbaru

(Tin/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓