Kemenkominfo Umumkan 3 Calon Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Siapa Terkuat?

Oleh Liputan6.com pada 09 Jun 2021, 20:25 WIB
Diperbarui 09 Jun 2021, 20:29 WIB
Kementerian Kominfo. (Dok. Kemenkominfo)
Perbesar
Kementerian Kominfo. (Dok. Kemenkominfo)

Liputan6.com, Jakarta - Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah mengumumkan tiga nama calon Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik. Mereka adalah Danang Rizki Ginanjar, Usman Kansong, dan Syaifullah.

Danang dan Usman merupakan calon berstatus non-PNS (Pegawai Negeri Sipil). Sementara Syaifullah merupakan calon berstatus PNS.

Pengumuman tersebut disampaikan lewat pengumuman Panitia Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Kominfo nomor 36/Pansel.Kominfo/KP.03.01/05/2021 tentang Hasil Penilaian Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik.

"Keputusan Panitia Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Kementerian Komunikasi dan Informatika bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat," tulis pengumuman tersebut.

Pengumuman tersebut dirilis pada 31 Mei 2021 dan ditandatangani Jabatan Pimpinan Tinggi Madya, Mira Tayyiba.

 

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Calon Kuat

Danang Rizki Ginanjar. (Dok. Pribadi)
Perbesar
Danang Rizki Ginanjar. (Dok. Pribadi)

Dari ketiga nama itu, Danang Rizki Ginanjar dikabarkan jadi calon kuat Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik di Kemenkominfo. Danang diketahui telah 2 kali menjabat Staf Khusus (Stafsus) Menteri di Kabinet Jokowi.

Sebelumnya, Danang menjabat sebagai Stafsus untuk Menteri PPN/Kepala Bappenas (Kabinet Kerja, 2014-2019). Danang lalu dipercaya menjadi Stafsus Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN (Kabinet Indonesia Maju, 2019-2021).

Alumnus ITB Jurusan Planologi itu selama ini terlibat dalam berbagai upaya sinergi dan kolaborasi mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia. Danang menjadi bagian dari terwujudnya kebijakan Satu Data Indonesia (Perpres No. 39 tahun 2019), Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 'e-Government' (Perpres No. 95 Tahun 2018), serta pembahasan awal Grand Design Ibu Kota Negara (IKN).

Danang yang menamatkan pendidikan S2-nya di Universitas Cambridge, Inggris merupakan salah satu Alumni Lemhannas IKAL-59.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya