Activision Bakal Kembangkan Sendiri Game Call of Duty Mobile Baru

Oleh Yuslianson pada 09 Jun 2021, 09:30 WIB
Diperbarui 09 Jun 2021, 09:30 WIB
Call of Duty Mobile
Perbesar
Call of Duty Mobile. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Call of Duty Mobile (CoDM) adalah salah satu game battle royale yang mampu bersanding dengan gim bergenre serupa lainnya, yaitu PUBG Mobile.

Sukses memikat hati gamer di berbagai negara, Activision selaku pemegang lisensi game Call of Duty Mobile berencana untuk merilis seri teranyar CoDM.

Disebutkan, perusahaan sedang bersiap mendirikan studio gim mobile internal bernama Activision Mobile.

Mengutip dari Phone Arena, Rabu (9/6/2021), studio Activision Mobile ini bakal bertugas untuk mengembangkan gim CoD Mobile baru.

Kabar studio baru Activision ini diketahui pertama kali oleh VideoGamesChronicle yang melihat sebuah lowongan pekerjaan di situs perusahaan bertuliskan:

"Proyek pertama kami adalah judul game AAA mobile baru yang masih terkait dengan franchise Call of Duty, dan kami mencari talenta hebat dari latar belakang mobile, konsol, dan PC yang bersemangat dengan pekerjaan mereka, memiliki keyakinan yang sama dengan kami tentang pengalaman yang dapat dan seharusnya ada di ssebuah gim mobile AAA."

Sehubungan dengan kesuksesan deretan gim-gim mobile di pasaran saat ini, wajar bilamana Activision berusaha keras untuk mendapatkan meluncurkan CoD Mobile berikutnya.

Informasi, gim Call of Duty bukan satu-satunya seri terpopuler yang rencananya bakal dimonetisasi oleh Activision.

Awal tahun ini, perusahaan mengkonfirmasi lebih dari satu game mobile Warcraft sedang dalam pengembangan dan kemungkinan akan diluncurkan pada akhir 2021.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Call of Duty: Mobile Raup Pemasukan Rp 7 Triliun

Call of Duty Mobile di Poco F2 Pro. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Perusahaan riset pasar aplikasi mobile Sensor Tower memperkirakan bahwa Call of Duty: Mobile meraup hampir USD 480 Juta atau sekitar Rp 7 Triliun pada tahun pertamanya.

Menurut laporan tersebut, versi mobile dari titel Call of Duty ini menectak rekor di perangkat mobile ketika dirilis perttama kali pada 1 Oktober 2019.

Saat itu, gim milik Activision yang bekerja sama dengan Tencent tersebut menyentuh angka 100 juta pemasangan hanya dalam satu pekan. Pada bulan pertama dan kedua, pemasangan gim ini lalu meningkat, yang mencapai 148 dan 172 juta.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Activision Blizzard Bakal Rilis Lebih Banyak Game

Activision Blizzard, perusahaan gim dengan pendapatan paling banyak untuk saat ini. Sumber: Charlie INTEL

Activision Blizzard diketahui memiliki rencana untuk menghadirkan lebih banyak judul franchise game besutannya ke perangkat mobile. Hal ini diketahui dalam laporan keuangan terbaru perusahaan.

Mengutip informasi dari Game Spot, Minggu (8/5/2021), dalam laporan tersebut, perusahaan menyebut pasar mobile merupakan prioritas saat ini, sehingga perusahaan berencana banyak berinvestasi di platform tersebut dan merekrut banyak pengembang mobile.

Adapun tujuan dari strategi itu, menurut President dan COO Activision Blizzard, Daniel Alegre, adalah menghadirkan setiap franchise game utama perusahaan ke perangkat mobile.

(Ysl/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓