Menkominfo: Komersialisasi 5G Perlu Roadmap yang Matang

Oleh Iskandar pada 28 Mei 2021, 12:02 WIB
Diperbarui 28 Mei 2021, 12:02 WIB
Menkominfo Johnny G Plate menghadiri peluncuran layanan 5G Telkomsel di Telkom Hub, Jakarta, Kamis (27/5/2021).
Perbesar
Menkominfo Johnny G Plate menghadiri peluncuran layanan 5G Telkomsel di Telkom Hub, Jakarta, Kamis (27/5/2021). Liputan6.com/Agustinus Mario Damar

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkomifo) Johnny G. Plate memaparkan potensi komersialisasi 5G yang besar karena bisa meningkatkan efisiensi di level pelanggan.

Ia menilai penyelenggara layanan telekomunikasi atau operator seluler perlu menyiapkan peta jalan (roadmap) yang memadai terkait 5G.

"Efisiensi bagi pelanggan tidak saja secara komersial tapi juga dari sisi teknologi, karena kecepatannya, manfaatnya itu begitu banyak. Sudah digambarkan juga seperti gaming, virtual reality dan lain sebagainya yang bisa digunakan, itu dari human to human communcation, human to machine communcation, dan lagi untuk industri, machine to machine communication," ujar Johnny melalui keterangannya, Jumat (28/5/2021). 

Menteri Johnny mengapresiasi peresmian 5G Telkomsel termasuk rencana pergelaran operasi komersial di wilayah Jabotabek dan kota besar lain.

Namun, ia mengingatkan implementasi operasi komersial membutuhkan kerja sama ekosistem, baik kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota hingga pemerintah desa.

"Ekosistem industri juga harus disiapkan untuk memastikan pembangunan teknologi 5G berlangsung lancar. Jangan lupa untuk menyiapkan roadmap yang memadai, karena tidak mudah juga untuk menempatkan microcell di kota besar," tuturnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Langkah Cerdas Operator

Jaringan HP 4G dan 5G
Perbesar
Ilustrasi Foto Jaringan Telpon Seluler atau HP 4G dan 5G. (iSrockphoto)

Menurut Johnny, penyelenggara telekomunikasi atau operator seluler perlu menyiapkan cara yang cerdas dalam menggelar infrastruktur untuk mendukung implementasi 5G.

"Gunakan cara-cara yang tegas, cara-cara yang cerdas, komunikasi yang efektif agar memudahkan kita men-deploy setiap kebutuhan penggelaran ICT infrastruktur untuk mendukung 5G deployment," pintanya.

Di sisi lain, menurut Menkominfo, Presiden Joko Widodo sering menyampaikan kepada masyarakat bahwa pemerintah akan membangun ibukota negara baru berbasis teknologi 5G. Johnny menegaskan hal itu sebagai peluang besar.

"Itu peluang, itu kesempatan yang luar biasa, itu pasar. Indonesia mempunyai pasar domestik yang besar," tandasnya.

Lanjutkan Membaca ↓