Peneliti Kembangkan Robot Pendeteksi Ranjau Darat

Oleh Iskandar pada 28 Mei 2021, 06:30 WIB
Diperbarui 28 Mei 2021, 06:30 WIB
Robot Pendeteksi Ranjau Darat 'Digger Finger'. Dok: news.mit.edu
Perbesar
Robot Pendeteksi Ranjau Darat 'Digger Finger'. Dok: news.mit.edu

Liputan6.com, Jakarta - Menemukan dan membersihkan ranjau darat yang terkubur dalam tanah tentunya sangat berisiko tinggi dan berbahaya.

Untuk meredam risiko tersebut para peneliti di MIT membangun robot berjuluk 'Digger Finger' yang dapat digunakan untuk membantu mendeteksi dengan aman objek yang terkubur seperti ranjau darat.

Mengutip Ubergizmo, Jumat (28/5/2021), robot ini dilengkapi sensor taktil yang mengombinasikan gel bening dengan membran reflektif yang melengkung saat bersentuhan dengan objek.

Sebuah lampu kemudian menyala melalui gel dan komputer menangkap pola refleksi yang selanjutnya dianalisis untuk melihat jenis objek dan seperti apa bentuknya.

Meskipun proses identifikasi benda yang terkubur bukanlah hal baru, metode yang melibatkan penggunaan radar tidak begitu baik karena hanya dapat memberikan pandangan kabur terhadap objek.

Dengan demikian, upaya untuk membedakan objek antara batu dan tulang bisa jadi rumit dan bisa membuang waktu penggalian.

 

Proses Penyempurnaan

Para peneliti masih mengerjakan proyek ini untuk menyempurnakan kinerja robot tersebut dan diharapkan dapat berfungsi secara optimal secepat mungkin.

Menurut salah satu rekan penulis studi, Edward Adelson, pihaknya ingin menggunakan Digger Finger dalam situasi ketika kita dikelilingi oleh semua jenis informasi yang mengganggu.

"Kami ingin dapat membedakan antara hal-hal yang penting dan yang tidak," ujarnya.

Lanjutkan Membaca ↓