Amazon Tutup Aplikasi Prime Now

Oleh Arief Rahman Hakim pada 22 Mei 2021, 09:00 WIB
Diperbarui 22 Mei 2021, 09:00 WIB
Amazon Hadir di Singapura
Perbesar
Barang pesanan pelanggan yang akan dikirim dengan layanan Amazon Prime Now di pusat gudang toko online Amazon, Singapura, Kamis (27/7). Untuk pelanggan di Singapura saat ini tidak harus membayar biaya langganan pengiriman Prime Now. (AP Photo/Joseph Nair)

Liputan6.com, Jakarta - Amazon mengumumkan akan menutup aplikasi Prime Now yang menyediakan layanan pengiriman barang secara cepat. Layanan pengiriman itu akan dipindahkan ke aplikasi utama dan situs resmi Amazon di beberapa negara.

Mengutip CNBC, Sabtu (22/5/2021), layanan Prime Now telah dipindahkan ke aplikasi utama di India, Jepang, dan Singapura.

Sementara di negara lain yang menerima layanan, Amazon telah mengarahkan pengguna Prime Now ke aplikasi dan situs web utamanya melalui pop-up.

Kabarnya, aplikasi dan situs web Prime Now tersebut akan dihentikan pada akhir tahun ini.

Prime Now diluncurkan pertama kali pada 2014, dirancang untuk menawarkan pengiriman barang-barang penting dalam beberapa jam, bukan hari untuk anggota Perdana.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Meluas ke 5.000 Lokasi

Layanan ini awalnya hanya tersedia di sejumlah wilayah, tetapi sejak itu telah meluas ke lebih dari 5.000 lokasi di seluruh dunia.

Vice President of Groceries Amazon, Stephanie Landry, mengatakan menutup aplikasi akan meningkatkan pengalaman penggunanya.

"Membuat pengalaman ini semakin mulus bagi pelanggan," katanya dalam sebuah posting blog.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pindah ke Aplikasi Utama

Sebagai informasi, layanan pengiriman singkat Amazon Fresh dan Whole Foods telah tersedia di Amerika Serikat sejak 2019.

Namun, perusahaan mengatakan, pihak ketiga dan toko lokal di seluruh wilayah yang menerima layanannya akan dipindahkan ke aplikasi utama akhir tahun ini.

“Ini termasuk toko lokal seperti Bartell's di Seattle, Morrisons di Leeds, atau Monoprix di Paris,” katanya.

Lanjutkan Membaca ↓