Gandeng Huawei, Tri Indonesia Resmikan DNOC Terbaru

Oleh Agustinus Mario Damar pada 19 Mei 2021, 13:30 WIB
Diperbarui 19 Mei 2021, 13:30 WIB
Tri Indonesia
Perbesar
Ilustrasi Tri Indonesia. (Foto: Tri Indonesia)

Liputan6.com, Jakarta - Tri Indonesia baru saja meresmikan Digital Network Operation Center (DNOC) yang dibangun melalui kemitraan dengan Huawei di Jakarta.

DNOC ini dirancang dengan standar keandalan tertinggi untuk memastikan pengoperasian jaringan Tri Indonesia tanpa gangguan selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu.

DNOC ini dilengkapi dengan sistem catu daya redundan yang superior, sehingga masih dapat beroperasi meski terjadi gangguan listrik. Selain itu, DNOC ini turut didukung teknologi kecerdasan buatan dengan solusi berbasi machine learning.

Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk memonitor, mengontrol, dan mengoperasikan jaringan Tri Indonesia yang mencakup Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

DNOC ini turut dibekali dengan teknologi augmented reality yang memungkinkan efisiensi pengoperasian dan pemeliharaan jaringan Tri Indonesia, termasuk pemulihan pasca bencana untuk menjaga ketersediaan jaringan.

"Selama dua tahun terakhir, jumlah sites 4G kami di seluruh Indonesia telah tumbuh hampir dua kali lipat. Menjadikannya jaringan seluler 4G terbesar ketiga di Indonesia. DNOC yang baru ini memungkinkan kami meningkatkan pengelolaan jaringan dan membuka jalan bagi konektivitas 5G," tutur Presiden Direktur Hutchinso Tri Indonesia, Cliff Woo dalam rilis yang diterima, Rabu (19/5/2021).

Lebih lanjut Cliff menuturkan, kehadiran DNOC baru ini sekaligus menjadi bukti komitmen Tri Indonesia untuk terus menghadirkan jaringan andal bagi para pelanggan, sehingga mereka bisa mendapatkan pengalaman terbaik.

"DNOC yang baru akan meningkatkan kualitas dan efisiensi operasional jaringan Tri Indonesia. Pusat operasi ini meningkatkan ruang kontrol jaringan dengan teknologi dan fasilitas komunikasi mutakhir," tutur CEO Huawei Indonesia, Jacky Chen.

Tri Indonesia Tingkatkan Kapasitas Jaringan dengan Teknologi Nokia

Tri Indonesia
Perbesar
Ilustrasi aplikasi Tri Indonesia Bima Plus. (Foto: Tri Indonesia)

Di sisi lain, Tri Indonesia terus meningkatkan kapasitas jaringan menggunakan berbagai solusi inovatif, guna memenuhi kebutuhan para pelanggan data.

Kendati demikian, peningkatan kapasitas jaringan di area padat dengan trafik data yang tinggi menjadi tantangan tersendiri seiring dengan terbatasnya spektrum frekuensi yang dimiliki.

Untuk meningkatkan kapasitas jaringan, dibutuhkan sektor tambahan dengan jumlah modul radio dan antena yang lebih banyak yang harus dipasang di site BTS. Namun sayangnya teknik ini memiliki beberapa kerumitan dan konsumsi energi yang lebih tinggi.

Untuk menyiasatinya, Tri Indonesia bekerja sama dengan Nokia untuk meningkatkan kapasitas jaringan melalui penggunaan Compact Active Antenna (CAA).

Teknologi ini merupakan solusi modul radio dan antena yang terintegrasi dalam satu unit berukuran kompak. Dengan demikian, konsumsi energi untuk solusi CAA ini lebih sedikit.

Saat ini, penerapan teknologi CAA Nokia dilakukan di jaringan Tri Indonesia di Makassar dan Batam. Ini merupakan penerapan CAA pertama di Indonesia untuk sie BTS dengan konfigurasi multisektor.

Peningkatan Kapasitas hingga 25 Persen

Dengan penerapan solusi canggih ini, kapasitas jaringan Tri Indonesia telah meningkat sebesar 25 persen. Hal ini dicapai dengan konsumsi energi 40 persen lebih sedikit dibandingkan dengan solusi sebelumnya.

Solusi teknologi antena cerdas (intelligent antenna) ini juga menghasilkan peningkatan efisiensi spektrum dan kecepatan data yang lebih tinggi.

Dengan demikian, para pelanggan Tri bisa menikmati pengalaman internet dan main gim mobile dengan lebih lancar.

Chief Technical Officer Tri Indonesia Desmond Cheung mengatakan, pihaknya terus menerapkan solusi inovatif untuk memperkuat jaringan.

"Kali ini kami menggunakan compact active antenna untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringan kami. Solusi ini memberikan konektivitas data yang lebih baik sehingga pelanggan dapat memiliki pengalaman pengguna yang lebih baik dalam beraktivitas digital," tutur Desmond.

Sementara, Head of Customer Business Team for Hutchison at Nokia Asia Pacific & Japan Willie Cher mengatakan, CAA Nokia dirancang khusus bagi operator seluler untuk meningkatkan kapasitas radio di daerah dengan trafik data padat uuntuk menghasilkan kinerja dan konsumsi energi optimal.

"Teknologi ini sangat sesuai dan dapat mendukung Tri Indonesia dalam fokus meningkatkan kapasitas 4G dan kualitas layanan untuk pelanggannya," ujar Willie.

(Dam/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓