Kerja Sama Leica dan Huawei Berakhir, Berikutnya dengan Xiaomi?

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 16 Mei 2021, 10:00 WIB
Diperbarui 16 Mei 2021, 10:00 WIB
Huawei P9
Perbesar
Logo Huawei dan Leica terpampang jelas di acara peluncuran Huawei P9 di Battersea Evolution, London, Inggris (Liputan6.com/ Andina Librianty)

Liputan6.com, Jakarta - Leica dan Huawei dikabarkan mengakhiri kolaborasi dalam hal teknologi kamera yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Diketahui, keduanya pertama kali berkolaborasi sejak Huawei merilis smartphone flagship Huawei P9 pada 2016.

Keduanya pun terus bermitra menghadirkan kamera terbaik untuk ponsel flagship Huawei, termasuk Huawei Mate 40 yang dirilis pada 2020.

Namun laporan terbaru yang dikutip dari Gizchina, Minggu (16/5/2021), kemitraan antara Huawei dan Leica telah berakhir dan tidak ada yang memperbarui kontrak tersebut, setidaknya hingga berita ini ditayangkan.

Disebutkan, kolaborasi antara Leica dan Huawei kemungkinan akan berhenti di smartphone Huawei yang akan datang, Huawei P50 series.

Seiring dengan kontrak yang berakhir itu, kini Leica menjadi brand bebas yang bisa bekerja sama dengan vendor smartphone mana pun.

2 dari 3 halaman

Leica Siap Dipinang Xiaomi?

Logo Xiaomi
Perbesar
Logo Xiaomi (Foto: Agustin Setyo Wardani / Liputan6.com)

Xiaomi, Sharp, dan Gionee disebut-sebut siap menggantikan Huawei untuk bermitra dengan Leica. Diduga, pihak-pihak di atas siap untuk menjalin kemitraan satu sama lain.

Saat ini masih belum ada informasi detail, namun jika kemitraan antara Xiaomi dan Leica terjalin, bukan tidak mungkin keduanya segera menghadirkan teknologi kamera di Mi Mix 4 untuk tahun depan.

Sekadar informasi, kolaborasi antara Huawei dengan pembesut kamera asal Jerman itu bermula dari pemikiran Huawei yang menganggap sebuah smartphone tidak cukup hanya degan kamera yang bagus.

3 dari 3 halaman

Kemitraan Huawei dan Leica

HUAWEI P40
Perbesar
HUAWEI P40 Pro didukung oleh sistem kamera canggih Ultra Vision Leica yang menempati posisi pertama di DxOMark

Huawei beranggapan, butuh brand yang kuat untuk membangun reputasinya di seluruh dunia. Oleh karenanya, Huawei menggandeng Leica untuk bermitra membuat 'camera phone', alih-alih hanya smartphone dengan kamera bagus.

Kemitraan antara Huawei dan Leica pun tidak hanya sebagai proyek yang bersifat satu kali.

Keduanya berhasil menciptakan beberapa smartphone dengan kamera terbaik di pasaran. Bahkan selama beberapa tahun, kolaborasi ini membuat flagship Huawei tampil di puncak platform DxOMark sebagai kamera terbaik.

Seiring dengan berakhirnya kontrak keduanya yang kini belum diperbarui, mungkinkan posisi flagship Huawei di DxOMark juga bakal tergeser?

(Tin/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓