Top 3 Tekno: Penjahat Siber Manfaatkan Celah Keamanan di Kode QR

Oleh Yuslianson pada 08 Mei 2021, 11:00 WIB
Diperbarui 08 Mei 2021, 11:00 WIB
Ilustrasi Keamanan Siber, Kejahatan Siber, Malware
Perbesar
Ilustrasi Keamanan Siber, Kejahatan Siber, Malware. Kredit: Elchinator via Pixabay

Liputan6.com, Jakarta - Laporan dari tim keamanan Kaspersky yang mendapati penjahat siber memanfaatkan celah keamanan di kode QR, bikin penasaran pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Jumat (7/5/2021).

Lainnya, artikel tentang XL Axiata siap menghadapi peningkatan trafik internet saat Lebaran, dan bug di chip smartphone Android mengancam pengguna.

Lebih lengkapnya simak berita berikut ini.

1. Waspada, Kaspersky Ungkap Ada Potensi Celah Keamanan di Kode QR

Ilustrasi kode QR (Foto: Kaspersky).

Kode QR atau QR code kini menjadi hal yang umum dilihat oleh pengguna internet, baik itu di kemasan makanan, pameran museum, tagihan utilitas, dan lain-lain.

Biasanya kode QR dipakai untuk membuka situs web, mengunduh aplikasi, mengumpulkan poin, hingga mentransfer donasi.

Teknologi yang mudah diakses dan praktis ini memberi kenyamanan bagi banyak orang, sayangnya juga bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber.

Baca Selengkapnya di Sini

 

2 dari 3 halaman

2. XL Axiata Siap Layani 20 Persen Peningkatan Trafik Internet Saat Lebaran

Ilustrasi XL Axiata (Foto: XL Axiata).

XL Axiata menyiapkan jaringan telekomunikasi dan data untuk menghadapi masa libur panjang Lebaran tahun 2021.

Salah satunya adalah meningkatkan kapasitas hingga 2 kali lipat dibandingkan kondisi normal.

XL Axiata juga mengoptimisasi jaringan di area permukiman dan lokasi tujuan wisata. Peningkatan kualitas jaringan juga dilakukan di sepanjang jalur transportasi darat di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Baca Selengkapnya di Sini

 

3 dari 3 halaman

3. Bug di Chip Smartphone Android Bisa Bikin Perangkat Diintip Peretas

(foto: phonearena.com)

Sebuah celah dalam layanan data modem 5G memungkinkan peretas menargetkan pengguna Android dari jarak jauh.

Dengan memasukkan kode berbahaya ke dalam modem perangkat dan menjalankannya, si peretas bisa mengintip riwayat panggilan, pesan, hingga mendengarkan panggilan.

Informasi ini berdasarkan pada laporan dari Check Point Research, yang menyebutkan bug bernama CVE-2020-11292 tersebut ada di Qualcomm Mobile Station Modem (MSM) Interface yang dikenal sebagai QMI.

Baca Selengkapnya di Sini

(Ysl/Tin)

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait