Spotify Greenroom, Nama Baru Aplikasi Locker Room Pasca-Akuisisi

Oleh Arief Rahman Hakim pada 30 Apr 2021, 16:15 WIB
Diperbarui 30 Apr 2021, 16:15 WIB
Aplikasi Spotify
Perbesar
Aplikasi Spotify. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Liputan6.com, Jakarta - Spotify pada akhir Maret 2021 telah mengakuisisi platform obrolan audio pesain Clubhouse, Locker Room.

Kini, aplikasi yang dikembangkan Betty Labs itu di rebranding menjadi Spotify Greenroom.

CEO Spotify, Daniel Ek, mengatakan dalam sesi podcast For The Record, pergantian nama baru itu akan membawa fokus yang lebih inklusif.

Mengacu pada fenomena perusahaan teknologi besar seperti Facebook dan Twitter yang mengejar platform layanan audio serupa, Ek juga menyampaikan perlu memiliki platform serupa.

"Sama seperti Stories dengan video di mana setiap platform utama memilikinya sebagai salah satu cara bagi pemirsanya untuk berkomunikasi satu sama lain, saya juga melihat audio langsung," katanya seperti dikutip dari Engadget, Jumat (30/4/2021).

Banyaknya platform sejenis Cloubhouse di pasaran bukan jadi masalah bagi Ek.  Ia mengklaim jaringan pengembang Spotify akan membawa keunggulan di aplikasi baru ini.

Selain dari kekuatan pengembang fiturnya, seperti Gimlet Media dan Parcast yang menangani Podcast Spotify, perusahaan juga optimistis dengan jumlah penggunanya yang tumbuh 11 juta selama tiga bulan terakhir.

 

2 dari 2 halaman

Putar Lagu Langsung dari Facebook

Sebelumnya, Spotify menghadirkan fitur baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Kali ini, fitur yang diperkenalkan adalah miniplayer yang memungkinkan pengguna menikmati konten audio dari Spotify langsung di Facebook.

Dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (27/4/2021), fitur ini tersedia di sejumlah negara, termasuk di Indonesia. Adapun fitur ini dapat dimanfaatkan pengguna Spotify Premium termasuk pengguna gratis mendengarkan konten di aplikasi Facebook versi iOS maupun Android.

Sama seperti di aplikasi, pengguna Spotify Premium nantinya bisa mengakses seluruh fungsi playback. Sementara pengguna gratis dapat menikmati pengalaman serupa, tapi dengan mode shuffle dan kehadiran iklan.

Tidak hanya itu, fitur miniplayer Spotify ini nantinya dapat diakses melalui konten yang dibagikan orang lain di laman Facebook News Feed. Selain dari pengguna Facebook lainnya, unggahan dari artis terverifikasi juga mendukung fitur ini.

Lanjutkan Membaca ↓