Top 3 Tekno: Pengguna iPhone Bakal Bisa Transfer Riwayat Chat WhatsApp ke Android Terpopuler

Oleh Iskandar pada 30 Apr 2021, 10:30 WIB
Diperbarui 30 Apr 2021, 10:30 WIB
WhatsApp, Logo WhatsApp.
Perbesar
WhatsApp, Logo WhatsApp. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Liputan6.com, Jakarta - WhatsApp sedang mengerjakan fitur baru yang memungkinkan pengguna iOS (iPhone) untuk mengekspor riwayat chat mereka. Versi beta terbaru untuk Android juga telah menyertakan fitur impor obrolan baru.

Informasi soal WhatsApp tersebut menjadi yang terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com, Kamis (29/4/2021) kemarin.

Berita lain yang juga menuai perhatian datang dari Astronaut Apollo 11, Michael Collins, meninggal dunia dalam usia 90 tahun pada Rabu, 28 April 2021.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. WhatsApp Bakal Bisa Transfer Riwayat Chat dari iOS ke Android

Salah satu kendala saat menggunakan WhatsApp di perangkat iOS (iPhone) adalah ketika ingin transfer atau memindahkan riwayat chat ke Android.

Kamu tidak akan dapat mengekspor dan mengimpor riwayat obrolan tanpa harus membayar dan menggunakan aplikasi pihak ketiga. Ini tentu bertentangan dengan kebijakan WhatsApp.

Seperti diketahui, WhatsApp di iOS menyimpan cadangan riwayat chat di iCloud, sedangkan di Android menggunakan Google Drive.

Baca selengkapnya di sini

2. Astronaut Apollo 11 Michael Collins Meninggal Dunia

Astronaut Apollo 11, Michael Collins, meninggal usia dalam usia 90 tahun pada Rabu, 28 April 2021. Michael Collins meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit kanker.

Mengutip laman CBS News, Kamis (29/4/2021), Michael Collins merupakan anggota kru astronaut Apollo 11, kru astronaut dari Bumi yang pertama kali berhasil tiba di Bulan.

Kendati demikian, Michael Collins saat itu berada di atas modul komando Apollo 11.

Baca selengkapnya di sini 

 

2 dari 2 halaman

3. Mitra Bukalapak Kantongi 7 Juta Pelaku UMKM

Bukalapak
Perbesar
Salah satu mitra perempuan Bukalapak. (Foto: Bukalapak)

Bukalapak mengungkap kini sudah ada tujuh juta pelaku UMKM yang bergabung dengan Mitra Bukalapak. Hal itu diungkapkan oleh CEO Buka Mitra Indonesia, Howard Gani saat acara Inspirato yang digelar Liputan6.com.

"Sekarang kami sudah memiliki tujuh juta Mitra Bukalapak. Dua jutanya merupakan kategori warung dan sisanya merupakan usaha campuran, misalnya warteg atau warmindo," tuturnya saat Inspirato Sharing Session yang digelar, Kamis (29/4/2021).

Sebagai informasi, Mitra Bukalapak merupakan penjual offline dari produk di Bukalapak. Para Mitra Bukalapak dapat menjual produk fisik hingga produk virtual, seperti pulsa, paket data, kirim uang, token listrik, dan layanan lainnya.

Baca selengkapnya di sini 

Lanjutkan Membaca ↓