Top 3 Tekno: Facebook Beri Penjelasan ke Kemkominfo Mention Konten Porno Massal

Oleh Yuslianson pada 27 Apr 2021, 10:31 WIB
Diperbarui 27 Apr 2021, 10:31 WIB
Ilustrasi Facebook
Perbesar
Ilustrasi Facebook. Sumber foto: unsplash.com/Bret Jordan.

Liputan6.com, Jakarta - Artikel tentang penjelasan Facebook ke Kemkominfo perihal aksi tag atau mention massal koten prono yang berujung aksi phishing, jadi sorotan pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Senin (26/4/2021).

Tak hanya itu, pembaca juga menyoroti kabar tentang deretan laptop gaming ROG baru dan India minta Twitter menghapus cuitan yang mengkritik penanganan Covid-19 di negara tersebut.

Lebih lengkapnya simak berita berikut ini.

1. Penjelasan Facebook ke Kemkominfo Soal Mention Konten Porno Massal

(ilustrasi/guim.co.uk)

Beberapa hari terakhir, pengguna Facebook sempat diramaikan dengan aksi tag atau mention massal.

Jadi, banyak pengguna yang tahu-tahu mendapatkan tag atau mention orang tidak dikenal, dan setelah dicek ternyata bermuatan konten porno atau pornografi.

Menanggapi peristiwa ini, Kemkominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) pun meminta Facebook menyampaikan penjelasan dan perkembangan dari investigasi kasusnya.

Baca Selengkapnya di Sini

 

2 dari 3 halaman

2. Deretan Laptop Gaming ROG Baru Rilis di Indonesia

Tampilan ROG Zephyrus Duo 15 SE yang baru diperkenalkan. (Foto: Asus Indonesia)

Asus ROG resmi menghadirkan jajaran laptop gaming terbaru yang dipersenjatai prosesor AMD Ryzen 5000 Mobile Series paling lengkap di Indonesia.

Deretan laptop ini hadir untuk semua kalangan gamer, mulai dari profesional, gamer sekaligus kreator konten, hingga gamer yang ingin tampil beda.

"Seluruh laptop ROG terbaru kali ini kami hadirkan untuk mereka yang ingin menjadi juara. ROG terus berkomitmen tidak hanya menghadirkan laptop gaming terbaik, tapi juga paling lengkap pilihannya," tutur Regional Director Southeast Asia Asus, Jimmy Lin dalam keterangan resmi, Senin (26/4/2021).

Baca Selengkapnya di Sini

 

3 dari 3 halaman

3. India Minta Twitter Hapus Cuitan yang Kritik Penanganan Covid-19

Ilustrasi Twitter (Liputan6.com/Sangaji)

Pemerintah India meminta Twitter untuk menghapus belasan cuitan, termasuk dari beberapa anggota parlemen lokal, yang mengkritik penanganan wabah virus corona di negara tersebut, karena kasus Covid-19 kembali mencapai rekor dunia.

"Twitter telah menahan beberapa tweet setelah permintaan resmi dari pemerintah India," kata seorang juru bicara Twitter kepada Reuters.

Dalam database Lumen, sebuah proyek Universitas Harvard, terungkap bahwa India membuat perintah darurat untuk menyensor cuitan.

Baca Selengkapnya di Sini

(Ysl/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait