Top 3 Tekno: Perbincangan Warganet di Hari Pertama Puasa Paling Populer

Oleh Yuslianson pada 14 Apr 2021, 11:30 WIB
Diperbarui 14 Apr 2021, 11:30 WIB
Ilustrasi Twitter
Perbesar
Ilustrasi Twitter. Kredit: Photo Mix via Pixabay

Liputan6.com, Jakarta - Bersamaan dengan hari pertama ibadah puasa pada Selasa (13/4/2021), keyword Sahur dan Warteg ramai jadi perbincangan warganet.

Artikel tentang keriuhan warganet dalam rangka menjalankan ibadah puasa hari pertama ini, paling populer di kanal Tekno Liputan6.com, Selasa (13/4/2021).

Pembaca juga menyoroti artikel tentang aplikasi APKPure yang disusupi malware Android, dan algoritma baru di Google Search.

Lebih lengkapnya simak berita berikut ini.

1. Sahur hingga Warteg Jadi Perbincangan Warganet di Hari Pertama Puasa

Menu pilihan sahur sehat untuk tetap segar dan terhidrasi.

Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1442 Hijriah sebagai penanda awal ibadah puasa jatuh pada Selasa (13/4/2021).

Di hari pertama puasa di bulan Ramadan kali ini keyword Sahur dan Warteg menjadi perbincangan yang ramai dibicarakan warganet.

Pantauan Tekno Liputan6.com di Twitter, hingga berita ini naik, ada sekitar 368 ribu cuitan yang mengaitkan keyword Sahur. Sementara Warteg ada sekitar 6.400 cuitan.

Baca Selengkapnya di Sini

 

2 dari 3 halaman

2. Ups, Aplikasi APKPure Disusupi Malware Android Berbahaya

Mazar, malware yang mampu hapus data smartphone lewat SMS (Foto: PhoneArena)

Peneliti keamanan siber menemukan malware Android berbahaya yang tertanam di dalam aplikasi resmi APKPure.

APKPure sendiri merupakan toko aplikasi pihak ketiga terpopuler di dunia, dan sering menjadi acuan pengguna Android untuk pengganti toko Google Play Store.

Adapun malware tersebut ditemukan oleh analis keamanan di Kaspersky dan Dr.Web.

Baca Selengkapnya di Sini

3 dari 3 halaman

3. Google Search Berikan Pembaruan Algoritma untuk Ulasan Produk

Ilustrasi Google Search (sumber: iStock)

Banyak orang mencari ulasan produk melalui mesin pencarian Google Search, namun tak sedikit pula yang tidak puas dengan ulasan yang muncul.

Menyikapi hal itu, Google memperbarui algoritma penelusurannya untuk memberikan rekomendasi ulasan yang lebih mendalam.

Google meluncurkan ‘pembaruan ulasan produk’, yang menurut perusahaan dimaksudkan untuk menghargai penelitian mendalam. Sementara ini, perubahan hanya akan memengaruhi ulasan yang ditulis dalam bahasa Inggris.

Baca Selengkapnya di Sini

(Ysl/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait