Waspada WhatsApp, Signal Kini Jadi Aplikasi dengan Pertumbuhan Terpesat

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 04 Apr 2021, 17:00 WIB
Diperbarui 04 Apr 2021, 17:00 WIB
Cara kunci WhatsApp
Perbesar
Ilustrasi cara kunci WhatsApp (Sumber:Pixabay)

Liputan6.com, Jakarta - Signal kini menjadi aplikasi dengan pertumbuhan paling cepat secara global, baik dari jumlah unduhan maupun pengguna aktif bulanan (MAU) pada kuartal pertama 2021. Demikian mengutip laporan kinerja aplikasi yang dipublikasikan oleh perusahaan analitik aplikasi App Annie.

"App Annie mencatat, Signal merupakan aplikasi dengan pertumbuhan paling cepat dari jumlah unduhan dan pengguna aktif bulanan," demikian tulis NDTV dalam laporannya mengenai performa Signal dari data App Annie.

Pertumbuhan signifikan Signal seiring dengan berbagai keributan atas kebijakan privasi baru WhatsApp yang bakal berlaku 15 Mei mendatang.

Masih berdasarkan App Annie, aplikasi perpesanan lainnya, Telegram, berada di posisi ketiga dalam jumlah unduhan dan nomor dua di jumlah pengguna aktif bulanan.

Mengutip GulfNews, Minggu (4/4/2021), Signal mendapatkan popularitas tinggi karena kesederhanaan dan fokusnya pada privasi pengguna.

Para pengguna WhatsApp dikabarkan telah berpindah ke Signal dalam jumlah masif. Kebijakan privasi baru WhatsApp yang dirilis dalam sebulan mendatang dinilai telah membantu pertumbuhan basis pengguna Signal dan Telegram.

Apalagi, WhatsApp dikabarkan akan membagikan data pengguna ke Facebook. Meski demikian, hal ini sudah dibantah oleh pihak WhatsApp.

2 dari 3 halaman

Signal Dipakai Para Pesohor dan Tokoh Publik

Aplikasi olah pesan Signal
Perbesar
Aplikasi olah pesan Signal

Menurut App Annie, deretan aplikasi paling populer dari jumlah unduhan, pengeluaran konsumen, serta jumlah pengguna aktif bulanan dari App Store dan Google Play antara lain adalah TikTok, YouTube, dan Facebook.

Dari kategori jumlah unduhan, TikTok memimpin daftar, diikuti oleh Facebook dan Instagram.

Sementara itu, Signal digunakan oleh banyak pesohor. Mulai dari Edward Snowden, yayasan Black Lives Matter Foundation, hingga Ibu Negara AS masa Presiden Trump, Melania Trump, kini menggunakan aplikasi Signal. Populartas Signal melonjak ketika CEO SpaceX Elon Musk mempromosikannya di Twitter.

Para aktivis juga disebut-sebut menggunakan Signal untuk mengkoordinasi gerakan protes, para profesional di bidang keuangan memakai Signal untuk bertukar informasi sensitif, bahkan jurnalis pun berkomunikasi dengan narasumber memakai Signal.

Sementara itu, Telegram belum lama ini mengklaim mereka mendapatkan 100 juta pengguna baru.

3 dari 3 halaman

Fitur-Fitur Telegram dan Signal

Aplikasi Signal
Perbesar
Aplikasi Signal (Foto: techsathi.com)

Berdasarkan laporan Gizchina, Telegram memang memiliki fitur yang lebih kaya dari WhatsApp, satu contohnya para pengguna bisa mengunduh video atau lagu di YouTube langsung dari aplikasi Telegram.

Telegram berada di posisi tiga aplikasi paling banyak diunduh. Jumlah pengguna aktif bulanan Telegram berada di angka kedua menurut App Annie.

Meski fitur Telegram lebih banyak, bukan berarti Signal kekurangan fitur. Signal memiliki tool pengeditan gambar yang ada di aplikasi, sehingga memungkinkan pengguna meng-crop dan merotasi foto. Signal juga memiliki mode gelap yang memuatnya tampak lebih modern.

Signal kini memiliki lebih dari 50 juta pemasangan di Google Play dengan peringkat 4.5 bintang.

Sementara Telegram memiliki kelebihan, misalnya pengguna bisa melakukan obrolan grup dengan lebih dari 200 ribu anggota, ada bot yang berguna untuk mengelola grup, dan pengguna bisa menemukan grup dan komunitas terkait dengan minat mereka.

(Tin/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓