Gojek dan Tokopedia Dikabarkan Telah Tanda Tangani Perjanjian Merger

Oleh Liputan6.com pada 09 Mar 2021, 22:23 WIB
Diperbarui 09 Mar 2021, 22:32 WIB
Gojek
Perbesar
Gojek mulai uji coba penerapan sekat pelindung di layanan GoRide. (Sumber: Gojek)

Liputan6.com, Jakarta - Kabar merger antara Gojek dan Tokopedia telah berembus sejak awal 2021. Informasi terbaru, kedua perusahaan telah menandatangani perjanjian merger.

"Tokopedia dan Gojek telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (CSPA) terkait perjanjian merger,” tulis laporan D-Insights yang diungkap techinasia, Selasa (9/3/2021).

Laporan itu menyebut, pemegang saham Gojek akan memiliki 60% saham di perusahaan, sementara Tokopedia akan memiliki sisa perusahaan hasil merger.

Entitas gabungan yang nilainya bisa berkisar antara US$ 35 miliar hingga US$ 40 miliar itu juga disebut-sebut berencana mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tanggapan Tokopedia

Tokopedia
Perbesar
Logo Tokopedia. (Liputan6.com/ Andina Librianty)

Terkait kabar tersebut,  VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak mengatakan, "beritanya tidak akurat dan murni spekulatif. Jika ada aksi korporasi, kami akan menginformasikannya kepada media."

Sebelumnya, pada 12 Februari 2021, Nuraini juga menyatakan hal serupa saat dihubungi Liputan6.com. "Kami tidak dapat menanggapi spekulasi yang ada di pasar."

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya