Microsoft Luncurkan Aplikasi Transkripsi Kolaboratif

Oleh Arief Rahman Hakim pada 06 Mar 2021, 09:00 WIB
Diperbarui 06 Mar 2021, 09:00 WIB
Papan Nama Booth Microsoft di Computex 2017. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat
Perbesar
Papan Nama Booth Microsoft di Computex 2017. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Liputan6.com, Jakarta - Microsoft mengeluarkan satu aplikasi terbarunya yang bernama Group Transcribe.

Aplikasi tersebut memungkinkan sekelompok orang merekam transkripsi rapat kolaboratif secara real-time menggunakan smartphone mereka. Sementara ini aplikasi itu tersedia gratis bagi pengguna iOS.

“Aplikasi ini menggunakan pendekatan multiperangkat untuk menyediakan transkripsi dan terjemahan secara real-time dan berkualitas tinggi, sehingga pengguna dapat lebih hadir dan produktif selama pertemuan dan percakapan secara langsung,” kata Lainie Huston dari Microsoft dalam sebuah artikel di blog perusahaan, dikutip dari The Verge, Sabtu (6/3/2021).

Cara kerja

Setiap orang yang ingin berpartisipasi di proses transkirpsi perlu mengunduh aplikasi ini. Kemudian, satu orang mulai mengaktifkan transkripsi.

Setelah itu, mereka dapat mengundang orang lain untuk bergabung dengan berbagai cara, misal memberi kode QR.

Aplikasi akan mulai membuat transkripsi percakapan grup, mencatat siapa mengatakan apa. Group Transcribe bahkan dapat menerjemahkan secara otomatis hal-hal yang dikatakan orang dan menampilkan terjemahan itu juga sebagai bagian dari transkripsi.

Transkripsi disimpan di aplikasi, sehingga pengguna dapat meninjau atau membagikannya setelah rapat.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Optimal untuk empat orang

Microsoft menyarankan bahwa setiap orang yang berpartisipasi dalam rapat harus menggunakan ponsel mereka sendiri dalam jarak optimal, tidak terlalu jauh dari sumber suara untuk mendapatkan pengalaman kualitas tertinggi.

Kemudian di bagian tanya jawab, Microsoft mengatakan Group Transcribe tidak memiliki batasan berapa banyak orang yang dapat bergabung dengan transkripsi. 

Namun, perusahaan menyebut aplikasi ini bekerja optimal untuk pertemuan langsung hingga empat orang.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Diolah di Cloud

Microsoft tidak mengharuskan penggunanya masuk dengan akun apa pun untuk menggunakan aplikasi, hanya perlu memasukkan nama dan bahasa pilihan Anda. Aplikasi memang mengirim data ke cloud sebagai bagian dari transkripsi dan proses identifikasi pembicara.

Namun, Microsoft memungkinkan penggunanya memilih apakah ingin berbagi rekaman rapat dengan perusahaan yang akan digunakan untuk membantu meningkatkan teknologi pengenalan ujaran dari Microsoft.

Sebagai informasi, jika pengguna membuat transkripsi grup, semua orang di grup harus setuju untuk membagikan rekaman sebelum dibagikan dengan Microsoft.

Lanjutkan Membaca ↓