Top 3 Tekno: Survei GoFood Vs GrabFood Tuai Perhatian

Oleh Iskandar pada 28 Feb 2021, 11:00 WIB
Diperbarui 28 Feb 2021, 11:00 WIB
Tampilan Aplikasi Gofood
Perbesar
Tampilan Aplikasi Gofood. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Liputan6.com, Jakarta - Survei yang dilakukan lembaga survei CLSA terkait GoFood dan GrabFood menuai perhatian para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Sabtu (27/2/2021) kemarin.

Berita lain yang juga menuai perhatian datang dari penangkapan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah terkait dugaan korupsi.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. GoFood Vs GrabFood, Mana Yang Paling Banyak Digunakan Orang Indonesia?

GoFood dan GrabFood adalah dua di antara sejumlah layanan pesan-antar makanan yang paling populer di Indonesia. Terlebih, kedua layanan milik Gojek dan Grab tersebut jadi andalan sejumlah UKM dan pengguna di tengah pandemi.

Lalu, mana yang paling banyak digunakan orang Indonesia? Dalam riset yang dilakukan lembaga survei CLSA, mayoritas atau 35 persen masyarakat lebih memilih GoFood dan sebesar 20 persen memilih GrabFood.

Analis CLSA, Jonathan Mardjuki, dalam catatan risetnya mengatakan survei dengan tema pesan-antar makanan online dipilih sebab sektor ini merupakan salah satu bisnis yang paling menguntungkan di tengah pandemi.

Baca selengkapnya di sini

2. Nurdin Abdullah Kena OTT KPK Jadi Trending Topic

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah terkait dugaan korupsi. Operasi tangkap tangan (OTT) itu dilakukan pada Jumat (26/2/2021) malam.

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri membenarkan hal tersebut. Pun demikian, Ali belum menjelaskan lebih detail kasus apa yang menjerat Nurdin Abdullah.

Peristiwa ini pun menuai perhatian warganet hingga menjadikan keyword Nurdin Abdullah trending topic di Twitter Indonesia.

Baca selengkapnya di sini 

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 2 halaman

3. Terjaring OTT KPK, Wikipedia Nurdin Abdullah Berubah Jadi Koruptor

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah
Perbesar
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengenakan rompi tahanan usai pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Minggu (28/2/2021) dini hari. KPK menetapkan Nurdin Abdullah sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulawesi Selatan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan terhadap Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah terkait dugaan korupsi. Penangkapan dilakukan pada Jumat (26/2/2021) malam.

Terkait peristiwa ini banyak warganet yang penasaran dengan sosok Nurdin Abdullah, dan membawa mereka untuk melakukan penelusuran di Google.

Ketika muncul laman pencarian, terlihat thumbnail profil Nurdin Abdullah di Wikipedia. Pantauan Tekno Liputan6.com, Sabtu (27/2/2021), ada yang menambahi profilnya di Wikipedia dengan sebutan koruptor.

Baca selengkapnya di sini 

Lanjutkan Membaca ↓