Warung Pintar Akuisisi Bizzy Digital

Oleh Mochamad Wahyu Hidayat pada 25 Feb 2021, 18:30 WIB
Diperbarui 25 Feb 2021, 19:19 WIB
Ilustrasi Akuisisi, Kesepakatan Bisnis
Perbesar
Ilustrasi Akuisisi, Kesepakatan Bisnis

Liputan6.com, Jakarta - Startup yang bergerak di bidang mikroritel Warung Pintar mengumumkan akuisisi atas Bizzy Digital, platform logistik dan distribusi rantai pasokan B2B (Business to Business) terintegrasi.

Aksi korporasi ini menggabungkan dua perusahaan yang telah bekerja sama dengan 600 merek (brands), melayani 230.000 peritel di 65 kota di seluruh Indonesia, dengan jaringan distribusi skala nasional.

Warung Pintar dan Bizzy Digital memiliki misi serupa, yakni mentransformasi ritel tradisional dan meningkatkan efisiensi rantai pasok di Indonesia. Namun, kedua perusahaan mempunyai pendekatan berbeda untuk mencapai misi tersebut.

Berdiri pada 2017, Warung Pintar fokus dalam implementasi teknologi untuk membantu menyelesaikan beragam permasalahan para pemilik warung. Warung adalah bagian besar dari perekonomian Indonesia karena berkontribusi atas 70 persen transaksi ritel nasional.

Pada akhir 2020, Warung Pintar mengklaim telah melayani lebih dari 100.000 pemilik warung di 35 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, dengan pertumbuhan pengguna mencapai 30 kali lipat.

Mereka juga menyebut telah meningkatkan jumlah fasilitas distribusi dari 5 gudang menjadi 11 gudang, serta membantu pemilik warung untuk meningkatkan pendapatan harian sebesar 20-34 persen.

"Lewat akuisisi ini kami berharap untuk mengubah pendekatan distribusi berbasis platform digital di lapangan, yang saat ini sangat bergantung pada promosi dan diskon sebagai motor akusisi pelanggan. Pendekatan promosi dan diskon ini yang tidak disukai oleh para produsen FMCG," ujar Agung Bezharie, Cofounder & CEO di Warung Pintar.

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 3 halaman

Peran Bizzy Digital di ekosistem Warung Pintar

Kehadiran Bizzy Digital di ekosistem Warung Pintar, memungkinkan perusahaan memberikan jaminan keandalan distribusi, ketersediaan produk, dan harga yang fair dengan bekerja berdampingan bersama distributor merek.

"Hal ini juga mendukung rencana kami untuk membangun hubungan yang lebih dalam dengan para pemilik warung lewat layanan pembayaran dan keuangan. Dengan fondasi ini, dalam beberapa bulan ke depan kami akan berekspansi ke semua kota tier 2 dan tier 3 di seluruh penjuru Tanah Air," tutur Agung.

 

3 dari 3 halaman

Struktur organisasi Bizzy Digital pascaakuisisi

Pascaakusisi, Bizzy Digital akan tetap mempertahankan brand dan struktur organisasinya sendiri. Bizzy Digital akan fokus untuk membangun kolaborasi lebih dalam dengan brand dan distributor, memberikan mereka akses ke ekosistem peritel yang tumbuh pesat di platform digital.

Pendekatan ini diharapkan bisa menjadi solusi atas beragam permasalahan yang kerap ditemui di lapangan, antara eCcommerce startup di bidang B2B dengan perusahaan FMCG dan distributor mereka.

"Setelah bergabungnya Bizzy Digital sebagai bagian dari Warung Pintar, tidak ada satu pun pemain lain di industri yang terintegrasi dari hulu ke hilir seperti kami," tutur Andrew Mawikere, CEO of Bizzy Digital.

Akuisisi ini, menurut dia, membuat mereka dapat menawarkan strategi yang bertumpu kepada data dengan berbagai nilai tambah yang fleksibel untuk dikembangkan lebih besar.

 

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

BERANI BERUBAH: Sayur Online Rezeki Puasa