Pengguna Habiskan Rp 181 Triliun untuk 100 Aplikasi Langganan Teratas pada 2020

Oleh M Hidayat pada 17 Feb 2021, 07:30 WIB
Diperbarui 17 Feb 2021, 07:30 WIB
Ilustrasi aplikasi smartphone
Perbesar
Ilustrasi aplikasi smartphone. Kredit: William Hook via Unsplash

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan riset pasar aplikasi mobile Sensor Tower mengungkap nilai belanja pengguna di aplikasi pada tahun 2020 mengalami peningkatan.

Menurut data Sensor Tower, nilai belanja pengguna secara global untuk 100 aplikasi berbasis langganan teratas di kategori selain gim tumbuh 34 persen dari tahun ke tahun.

Angka itu naik menjadi menjadi USD 13 miliar atau sekitar Rp 181 triliun dari USD 9,7 miliar atau sekira Rp 135 triliun pada 2019.

"Pendapatan dari 100 aplikasi langganan teratas selain gim mewakili sekitar 11,7 persen dari USD 111 miliar yang dibelanjakan pengguna untuk pembelian dalam aplikasi tahun lalu, bagian yang sama seperti pada 2019," ujar Stephanie Chan, Mobile Insights Strategist di Sensor Tower dikutip dari keterangan perusahaan.

Para pengguna secara historis menghabiskan lebih banyak uang di App Store daripada di Google Play dan hal yang sama berlaku pula untuk aplikasi berbasis langganan.

"Secara global, 100 aplikasi langganan teratas di App Store menghasilkan USD 10,3 miliar pada tahun 2020, naik 32 persen dari USD 7,8 miliar pada tahun sebelumnya," kata Chan.

Sementara itu, 100 aplikasi berbasis langganan teratas di Google Play menghasilkan USD 2,7 miliar tahun lalu, naik 42 persen dari tahun ke tahun dari USD 1,9 miliar pada 2019.


10 Penerbit Aplikasi Mobile dengan Angka Unduhan Tertinggi pada Januari 2021

Sebelumnya Sensor Tower merilis daftar 10 penerbit aplikasi mobile dengan angka unduhan tertinggi pada Januari 2021.

Di dalam daftar tersebut, Google menempati posisi teratas sebagai penerbit aplikasi mobile dengan pada Januari 2021 dengan hampir 250 juta unduhan.

"Kemudian di peringkat kedua ada Facebook dengan lebih dari 191 juta unduhan," ujar Julia Chan, Mobile Insights Analyst di Sensor Tower dikutip dari keterangan perusahaan, Kamis (12/2/2021).

Sementara Voodoo, AppLovin, dan Crazy Labs menempati posisi ketiga, keempat, dan kelima sebagai penerbit aplikasi mobile dengan angka unduhan tertinggi.

"Aplikasi Apple dan aplikasi prainstal Google tidak termasuk dalam penghitungan. Kami hanya melaporkan unduhan unik," tutur Chan lebih lanjut.


Daftar Lengkap

  1. Google
  2. Facebook
  3. Voodoo
  4. AppLovin
  5. Crazy Labs
  6. Azur Interacive Games
  7. SayGames
  8. Bytedance
  9. Microsoft
  10. Outfit7

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya