Dunia Berubah, Virtual Exhibition jadi Alternatif untuk Berkreasi dan Melampaui Batas

Oleh Gilar Ramdhani pada 23 Feb 2021, 13:00 WIB
Diperbarui 17 Mar 2021, 19:22 WIB
Virtual Exhibition Jadi Alternatif untuk Berkreasi dan Melampaui Batas
Perbesar
Ilustrasi seorang pria bekerja dengan laptop. (Credit: Shutterstock)

Liputan6.com, Jakarta Tahun 2020 lalu menjadi tahun yang penuh tantangan bagi semua sektor industri. Pandemi yang melanda Indonesia membuat banyak pelaku usaha mengubah strategi bisnisnya. Bahkan tidak sedikit juga yang beralih atau membuat bisnis baru yang bisa bertahan dan lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat di situasi saat ini.

Di sektor food & beverages misalnya, sekarang ini banyak pelaku usaha yang menawarkan menu-menu dalam versi yang lebih tahan lama atau bisa dimasak sendiri di rumah seperti frozen food, minuman kopi, coklat dan sejenisnya dalam jumlah literan. Pada sektor fashion, banyak dari brand lokal dan internasional yang menghadirkan seri loungewear dengan ciri khas desain mereka masing-masing.

Lalu, bagaimana dengan industri seni dan hiburan yang juga terdampak akibat situasi pandemi yang masih berlangsung. Sehingga membuat para penikmat seni dan hiburan tidak bisa datang untuk menonton pertunjukkan seperti sebelumnya.

Seperti industri-industri lainnya, sektor industri seni dan hiburan pun ikut berubah karena pandemi. Kebijakan dan aturan pemerintah yang terkait aktivitas berkumpul atau kerumunann telah membuat banyak acara seni dan hiburan dibatalkan. Venue-venue hiburan yang biasanya menjadi lokasi pentas saat ini masih belum beroperasi dengan optimal. Meski begitu, para pelaku seni dan hiburan masih memiliki ruang untuk berekspresi dan menampilkan karyanya dengan medium yang berbeda. Antusiasme penonton ternyata cukup besar untuk menikmati karya-karya seni yang hadir dengan medium baru.

Beruntunglah kita yang hidup di era modern saat ini, ada banyak kemudahan yang bisa dirasakan berkat teknologi digital dan informatika. Orang-orang sekarang bisa berinteraksi secara virtual melalui smartphone, laptop dan komputer. Mulai dari video conference, livestream, dan masih banyak lagi. Hal itu juga yang membuka kesempatan pameran seni untuk beralih ke dalam bentuk virtual atau yang kerap disebut virtual exhibition.

Virtual Exhibition Jadi Alternatif untuk Berkreasi dan Melampaui Batas
Perbesar
Ilustrasi seorang pria bekerja dengan laptop. (Credit: Shutterstock)

Seiring dengan perkembangannya, virtual exhibition memiliki bentuk yang beraneka ragam. Ada yang dibuat dengan memindai ruangan atau venue asli menggunakan kamera dan dialihkan ke bentuk ruangan virtual 3 dimensi. Selain itu, juga ada yang dibuat dengan konsep imajinatif dan mixed media. Beberapa hal menarik yang ditawarkan dari pameran virtual adalah pengalaman yang impresif dan interaktif.

Navigasi yang dimunculkan pun cukup mudah dipahami siapa saja. Mereka bisa menggunakan tombol di keyboard maupun dengan klik tombol-tombol navigasi yang ada di layar.

Bagi para seniman sendiri, virtual exhibition juga bisa memberikan format yang menarik untuk mereka eksplorasi dalam proses berkarya. Bisa dibuat interaktif atau membuat karya-karya yang lebih dinamis. Seniman akan mulai dengan membuat karya dalam format fisik ataupun digital yang nantinya bakal melalui proses 3D modelling untuk bisa dinikmati secara virtual oleh semua orang.

Buat kamu para penikmat seni, virtual exhibition bisa mengobati rasa kangen untuk menghadiri berbagai pameran. Kamu tetap bisa menikmati karya seniman favorit sekaligus merasakan pengalaman baru mengeksplorasi seni ruang virtual melalui gadget.

Benar-benar semuanya bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, bahkan dari sofa dan kamar kamu, tanpa harus keluar rumah dan bermacet-macetan. Cukup bermodalkan jaringan internet dan gadget. Bisa sambil nyemil-nyemil makanan favorit lagi. Seru banget kan, itung-itung mengisi waktu luang dan pengganti liburan.

Virtual Exhibition Jadi Alternatif untuk Berkreasi dan Melampaui Batas
Perbesar
Ilustrasi seorang pria bekerja dengan laptop. (Credit: Shutterstock)

Nah, buat kamu yang penasaran sama virtual exhibition, langsung klik di sini untuk cobain langsung pengalaman baru menikmati pameran seni!

 

(*)