Top 3 Tekno: Review Asus ROG Zephyrus M15

Oleh Mochamad Wahyu Hidayat pada 10 Feb 2021, 10:30 WIB
Diperbarui 10 Feb 2021, 10:30 WIB
Asus
Perbesar
Tampilan Asus ROG Zephyrus M15 GU520LU. (Liputan6.com/ Agustinus M. Damar)

Liputan6.com, Jakarta - Artikel yang mengulas Asus ROG Zephyrus M15 GU520LU menjadi artikel terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com edisi Selasa (9/2/2021). 

Selain itu, dua artikel lainnya yang menyedot perhatian pembaca adalah artikel mengenai tips untuk menjaga keamanan digital anak-anak di dunia maya, serta artikel mengenai tren bisnis UMKM pada tahun 2021 menurut Gojek.

Selengkapnya, simak Top 3 Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Review Asus ROG Zephyrus M15: Laptop Gaming Ringan yang Mumpuni

Menjelang akhir tahun lalu, Asus sempat memperbarui lini laptop gaming besutannya. Ketika itu, perusahaan memperbarui lini deretan Asus ROG dengan prosesor terbaru Intel, yakni Intel Core 10th Gen.

Salah satu yang mendapat pembaruan itu adalah model ROG Zephyrus M15 GU520LU. Laptop ini hadir dengan Intel Core i7-10750H, GeForce GTX 1660Ti, RAM 16GB DDR4-3200, dan SSD NVMe 1TB.

Tekno Liputan6.com pun berkesempatan menjajal laptop ini selama beberapa waktu. Untuk di Indonesia sendiri, Asus membanderol laptop ini dengan harga Rp 25 jutaaan.

Nah, seperti apa pengalaman yang diberikan laptop ini? Berikut ulasan singkat mengenai ROG Zephyrus M15.

Desain

ROG Zephryus M15 memiliki bodi berbahan metal dan untuk bagian depannya memakai bahan alumunium. Ada logo khas ROG di bagian bodi depan, tapi tidak disertai dengan pencahayaan RGB.

Desain ini harus diakui membuat tampilan ROG Zephyrus M15 tidak terlalu mencolok sebagai sebuah laptop gaming. Bahkan, kami merasa tampilan laptop ini cenderung elegan.  

Beralih ke keyboard, Asus tidak menyertakan tombol numerik. Sama seperti laptop gaming kebanyakan, keyboard ROG Zephyrus M15 ini hadir dengan LED backlit.

ROG Zephyrus M15 memiliki layar berukuran 15,6 inci dengan dukungan refresh rate 240Hz. Layar laptop ini juga memiliki bezel yang tipis, baik di kanan dan kiri, termasuk bagian atas.

Selengkapnya baca di sini

 

2 dari 3 halaman

2. 3 Tips untuk Menjaga Keamanan Digital Anak-Anak di Dunia Maya

Ilustrasi anak-anak beraktivitas di dunia maya/di internet
Perbesar
Ilustrasi anak-anak beraktivitas di dunia maya/di internet. Kredit: Marc Thele via Pixabay

Mengasuh anak pada tahun 2020 lebih menantang daripada tahun-tahun sebelumnya. Anggota keluarga perlu belajar kebiasaan baru yang penting untuk kesehatan, seperti pembatasan sosial, pemakaian masker, dan sering-sering mencuci tangan.

Namun selain itu, kita juga perlu mengajarkan beberapa kebiasaan lain agar anak-anak tetap aman, mengingat banyak hal dalam kehidupan sehari-hari kita sekarang dilakukan secara daring atau online.

Dalam keterangan resmi, Lucian Teo, Online Safety Education Lead di Google menyebut keamanan digital keluarga harus selalu menjadi perhatian orang tua dan saat ini hal itu semakin penting untuk diperhatikan.

"Kami bekerja sama dengan tim Trust and Safety Research untuk melakukan survei terhadap para orang tua di seluruh kawasan Asia-Pasifik (Australia, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam) dan Amerika Latin (Argentina, Kolombia, Brasil, dan Meksiko). Dari sana kami menemukan bahwa orang tua dari anak yang bersekolah online merasa lebih khawatir tentang ke

Selengkapnya baca di sini

 

3 dari 3 halaman

3. Tren Bisnis UMKM pada Tahun 2021 Menurut Gojek

Ilustrasi Gojek, Aplikasi Gojek.
Perbesar
Ilustrasi Gojek, Aplikasi Gojek. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Gojek telah menelurkan serangkaian solusi digital yang memudahkan UMKM bermigrasi ke bisnis online sepanjang tahun 2020. Melalui inisiatif #MelajuBersamaGojek, ratusan ribu UMKM semakin memahami pentingnya teknologi digital dalam bisnis dan sukses bertahan di masa pandemi.

Head of Merchant Platform Business Gojek, Novi Tandjung membagikan resep dan tren usaha yang diprediksi akan laris pada tahun 2021 untuk semakin mendorong UMKM terus maju. Pandemi Covid-19 telah menyadarkan semua orang, termasuk pelaku UMKM tentang pentingnya membuka usaha di platform digital.

"Hal ini terlihat dalam satu hari, hingga 3.000 UMKM mendaftar jadi merchant Gojek. Meskipun demikian, masih banyak pengusaha pemula yang membutuhkan dukungan untuk terus meningkatkan usahanya. Gojek akan terus bekerja lebih keras lagi untuk melahirkan inovasi teknologi dan non teknologi yang membantu UMKM dari segala lini dan di setiap tahapan usaha," ujar Novi, Selasa (9/2/2021).

Selengkapnya baca di sini

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait