Top 3 Tekno: Cara XL Axiata Atasi Gangguan Layanan Bikin Penasaran

Oleh Yuslianson pada 23 Jan 2021, 11:00 WIB
Diperbarui 23 Jan 2021, 11:00 WIB
XL
Perbesar
Seorang petugas di menara BTS berupaya memperkuat jaringan XL di sepanjang tol baru untuk keperluan mudik 2017 (Sumber: XL Axiata)

Liputan6.com, Jakarta - Banyak cara bagaimana penyedia layanan seluler mengatasi masalah saat mengalami gangguan, salah satunya memakai machine learning dan AI seperti XL Axiata.

Artikel pembahasan tentang bagaimana XL Axiata mengimplementasikan platform Zero Touch Operation tersebut, bikin penasaran pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Jumat (22/1/2021).

Tak hanya itu, pembaca juga penasaran soal perbedaan Oppo Reno5 dan Reno5 5G dan pendapatan GoFood naik 20 kali lipat.

Lebih lengkapnya simak berita berikut ini.

1. XL Axiata Pakai Machine Learning dan AI Percepat Tangani Gangguan Layanan

Direktur & Chief Information Officer XL Axiata Yessie D. Yosetya bersama Group Head Service Operation XL Axiata, Muhammad Farooq melakukan pengecekan di BTS XL Axiata yang berada di Duri Kosambi, Jakarta Barat pasca banjir (Foto: XL Axiata)

Untuk meningkatkan layanan jaringan, XL Axiata mengimplementasikan platform Zero Touch Operation lewat kerja sama dengan Huawei.

Zero Touch Operation ini berfungsi dengan menggunakan algoritma machine learning dan kecerdasan buatan (AI) untuk mengolah data pada sistem.

Data ini kemudian dipakai untuk memberikan informasi dan rekomendasi tentang solusi yang perlu dilakukan.

Baca Selengkapnya di Sini

 

2 dari 3 halaman

2. Beda Harga Rp 2 Juta, Ini Perbedaan Oppo Reno5 dan Reno5 5G

Oppo Reno5 5G (Foto: Oppo Indonesia)

Belum lama Reno5 hadir di Indonesia, Oppo kini memboyong perangkat barunya Reno5 5G. Mengusung nama 5G, sudah tentu smartphone ini mendukung jaringan 5G, meski di Indonesia sendiri jaringan 5G belum ada.

Vendor seperti Realme, Huawei, Oppo, hingga Samsung telah merilis smartphone 5G masing-masing ke Indonesia.

Memang ketika industri ponsel global sudah mengarah ke perangkat 5G, kehadirannya di Indonesia jadi tidak terelakkan.

Baca Selengkapnya di Sini

 

3 dari 3 halaman

3. Pendapatan Naik 20 Kali Lipat, GoFood Pimpin Industri Pengiriman Makanan

Tampilan Aplikasi Gofood. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

GoFood menjadi pemimpin industri pengiriman makanan. Kini, pendapatan GoFood naik 20 kali lipat dalam empat tahun terakhir. Dalam kondisi pandemi, GoFood mencatat margin positif pada 2020.

GoFood juga menyebut akan terus berinovasi, tidak hanya menjadi layanan pesan-antar makanan tetapi juga berperan membentuk tren kuliner sebagai barometer bisnis kuliner masyarakat.

Baca Selengkapnya di Sini

(Ysl/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait