Top 3 Tekno: Kebijakan Privasi Baru WhatsApp Berlaku untuk Akun Bisnis

Oleh Iskandar pada 14 Jan 2021, 11:00 WIB
Diperbarui 14 Jan 2021, 11:00 WIB
Katalog di WhatsApp Business
Perbesar
Katalog di WhatsApp Business

Liputan6.com, Jakarta - WhatsApp menegaskan pembaruan kebijakan privasi baru sebenarnya hanya berlaku untuk percakapan dengan akun WhatsApp Business. Informasi ini menjadi yang terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com, Rabu (13/1/2021) kemarin.

Berita tak kalah populer datang dari Telegram yang pengguna aktifnya kini mencapai angka 500 juta akun, gara-gara WhatsApp memperbarui kebijakan privasi baru.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. WhatsApp Tegaskan Pembaruan Kebijakan Privasi Hanya Berlaku untuk Akun Bisnis

WhatsApp kembali menegaskan tentang pembaruan kebijakan privasi yang baru saja diterapkan untuk para penggunanya.

Lewat pernyataan terbaru, aplikasi milik Facebook itu menegaskan pembaruan ini sebenarnya hanya berlaku untuk percakapan dengan akun WhatsApp Business.

Dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (13/1/2021), pengguna API WhatsApp Business kini memang dimungkinkan memakai infrastruktur hosting Facebook dalam melakukan komunikasi via WhatsaApp.

Baca selengkapnya di sini

2. Imbas Kebijakan Privasi WhatsApp, Pengguna Telegram Tembus 500 Juta

Telegram mengumumkan jumlah pengguna aktifnya kini mencapai angka 500 juta akun. Hal ini seiring peningkatan jumlah pengguna, setelah WhatsApp memperbarui kebijakan privasi WhatsApp.

Dalam pesan di saluran Telegram, penambahan jumlah pengguna ini paling banyak terjadi selama 72 jam terakhir alias tiga hari ini.

"Dalam 72 jam terakhir saja, lebih dari 25 juta pengguna baru dari seluruh dunia bergabung dengan Telegram," tulis Telegram, dikutip Rabu (13/1/2021).

Baca selengkapnya di sini 

 

2 dari 2 halaman

3. Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Jadi Trending Topic di Twitter

Sneakers Jokowi Saat Suntik Vaksin Covid-19 Perdana, Harganya Tak Sampai Rp500 Ribu
Perbesar
Presiden Jokowi menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 dari Sinofac di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (13/1/2021). (dok. Instagram @jokowi/https://www.instagram.com/p/CJ-E6m6BG0W/?igshid=1b084nq8y5ux/Dinny Mutiah)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama di Indonesia yang disuntik vaksin Covid-19 dari Sinovac. Proses vaksinasi berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Momen ini menyita perhatian para warganet hingga tagar Jokowi divaksin (#JokowiDivaksin) menjadi trending topic di Twitter Indonesia.

Pengguna Baru Telegram Naik 25 juta dalam 72 JamPantauan Tekno Liputan6.com, banyak warganet yang memberikan respons positif. Tak sedikit pula warganet yang mendukung langkah ini dan mendoakan Jokowi agar selalu sehat.

Baca selengkapnya di sini 

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

BERANI BERUBAH: Sayur Online Rezeki Puasa