Dukung Transformasi Digital, LumApps Hadirkan Fitur PayLater

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 11 Des 2020, 14:00 WIB
Diperbarui 11 Des 2020, 14:04 WIB
Transformasi digital dalam kearsipan
Perbesar
Pemerintah mulai menciptakan transformasi digital untuk melindungi data kearsipan.

Liputan6.com, Jakarta - Platform intranet sosial kolaboratif LumApps yang direkomendasikan G Suite kini menghadirkan opsi paylater bagi pengguna yang berlangganan hingga 31 Desember 2020.

Paylater bisa didapatkan bagi pengguna yang berlangganan paket LumApps edisi New Normal. Fitur paylater ini akan berlaku hingga 31 Januari 2021.

LumApps merupakan adalah perusahaan sofware as a service (SaaS) yang didirikan di Prancis pada 2012 dan beroperasi di seluruh dunia. Produknya adalah layanan cloud serta solusi software untuk perusahaan.

Dengan menggunakan solusi cloud dan sotfware yang mendukung kolaborasi untuk bekerja dari jarak jauh, transformasi digital di Indonesia pun bisa dijalankan dengan lebih baik.

Representative Director Japan & APAC LumApps Thierry Darsin mengatakan, paket new normal yang ditawarkan LumApps merupakan upaya perusahaan mendukung kerja dengan gaya baru, untuk perusahaan di seluruh dunia. Terutama di Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Produktivitas Perusahaan Saat WFH

Transformasi Digital
Perbesar
Ilustrasi transformasi digital. Dok: mojix.com

Dengan langganan paket new normal LumApps, pengguna bisa mendapatkan template, sesi pelatihan gratis dengan PointStar (mitra resmi LumApps di Indonesia), sertifikat resmi dari LumApps, hingga layanan sesi support gratis hingga 1 tahun.

"Walaupun Indonesia sudah memasuki fase PSBB transisi, beberapa perusahaan masih menerapkan work from home untuk karyawannya. Kami ingin bekerja di rumah tidak dijadikan alasan untuk memutus komunikasi dan kolaborasi yang baik antar karyawan," kata Thierry.

Lebih lanjut, mitra LumApps di Indonesia, PointStar berupaya untuk mendukung konsumen perusahaan untuk mengoptimalkan produktivitas ketika WFH, menggunakan platform yang menunjang perusahaan.

Mudahkan Kolaborasi Antarkaryawan Saat WFH

Dari 50 Negara, RI Masuk Posisi 41 untuk Transformasi Digital
Perbesar
Indonesia masuk posisi 41 dengan nilai 34 dalam indeks global connectivity global (CGI) pada 2015 yang dikeluarkan Huawei.

"Penting untuk berinvestasi pada platform cloud untuk mendukung kolaborasi antarkaryawan. Dengan mengedepankan aspek ini, diharapkan bisnis bisa berjalan walau dalam kondisi WFH," tutur Cloud Practice Head PointStar Indonesia.

Intranet LumApps sendiri dapat diakses baik melalui desktop atau smartphone guna mempermudah kolaborasi antarkaryawan kapan dan di mana pun.

(Tin/Why)

Lanjutkan Membaca ↓