Kolaborasi dengan Tencent, Barcelona Kian Serius Terjun ke Dunia Esports

Oleh Agustinus Mario Damar pada 25 Agu 2020, 16:30 WIB
Diperbarui 25 Agu 2020, 16:30 WIB
Logo dan ilustrasi Barcelona
Perbesar
Logo dan ilustrasi Barcelona. (AFP/Pau Barrena)

Liputan6.com, Jakarta - Klub sepak bola Barcelona baru saja mengumumkan kerja sama strategis dengan perusahaan gim asal Tiongkok Tencent. Lewat kerja sama ini, Barcelona kian serius untuk terjun ke dunia esports.

Dikutip dari Esports Insider, Selasa (25/8/2020), bersama dengan Tencent, Barcelona mengatakan akan melakukan perbincangan lebih dalam mengenai dunia esports, mulai dari kompetisi, edukasi, termasuk industri.

Dalam pernyataannya, klub Catalan itu juga mengatakan akan membuka berbagai kesempatan untuk melakukan koloborasi antara olahraga dan esports, melalui kerja sama ini.

Sebagai informasi, tim esports Barcelona saat ini sedang mengikuti kompetisi Pysonix Rocket League dan Konami eFootball PES, yang mana keduanya sama-sama judul gim sepak bola.

Namun dari laporan terbaru, Barcelona memang berencana untuk ikut berkompetisi dalam liga League of Legends Tiongkok. Karenanya, kerja sama dengan Tencent disebut menjadi salah satu langkah awal untuk terjun ke sana.

Selain kerja sama ini, Barcelona sebelumnya juga menggandeng Tencent untuk mendistribusikan berbagai kebutuhan tenaga media di wilayah Catalonia. Ada 15 ribu Alat Perlindungan Diri yang disalurkan.

Berdasarkan situs resmi klub, ribuan APD yang berasal dari Tencent itu memiliki nilai mencapai USD 100 juta. Selain itu, Barcelona turut menjadikan stadion mereka, Camp Nou, sebagai fasilitas kesehatan publik.

2 dari 3 halaman

Tencent Buka Studio Baru di AS untuk Bikin Gim PS5 dan Xbox Series X

Tencent
Perbesar
Ilustrasi kantor Tencent. (Foto: Tech in Asia)

Di sisi lain, Tencent Games baru saja membuka studio gim AAA (triple A) di Orange County, California, Amerika Serikat (AS).

Dikabarkan, studio baru ini akan dipimpin oleh veteran di industri gim dan mantan karyawan Rockstar, Steve Martin.

Rencananya, Steve Martin akan mempimpin sekaligus bertindak sebagai produser eksekutif pengembangan di studio yang bernama LightSpeed LA.

Dikutip dari Game Spot, Sabtu (4/6/2020), studio gim yang bermarkas di Orange County ini akan fokus mengembangkan sejumlah judul gim triple A untuk konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X.

3 dari 3 halaman

Kembangkan Gim GTA5 dan RDR2

GTA V Versi PC Ludes Terjual 1 Juta Kopi Dalam 24 Jam
Perbesar
Baru saja dirilis, GTA V versi PC ludes terjual dengan jumlah satu juta kopi!

Informasi, Steve Martin sendiri memiliki pengalaman panjang di industri bersama dengan Rockstar dalam pengembangan gim populer hingga saat ini.

Adapun gim-gim yang ikut dikembangkan, termasuk Grand Theft Auto 5, Max Payne 3, L.A. Noire, dan Red Dead Redemption 2.

Dalam pernyataannya, Martin berjanji untuk menciptakan budaya yang bebas dari stres. "Kami ingin menampilkan era baru yang menggabungkan pengembang kelas dunia dengan lingkungan kerja yang bebas stres."

Selain Steve, LightSpeed LA juga dikabarkan telah merekut sejumlah bakat dan berpengalaman di perusahaan, termasuk Respawn Entertainment, 2K Games, Insomniac, dan Rockstar Games.

(Dam/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓