409 Proposal Terpilih Ikuti Seleksi untuk Investasi Total Rp 750 Triliun dari NASA

Oleh Mochamad Wahyu Hidayat pada 01 Jul 2020, 14:00 WIB
Diperbarui 01 Jul 2020, 14:00 WIB
Logo NASA
Perbesar
NASA, badan antariksa Amerika Serikat. (NASA)

Liputan6.com, Jakarta - NASA telah memilih 409 proposal teknologi dari perusahaan-perusahaan kecil di AS untuk mengikuti seleksi fase pertama pendanaan dari program bertajuk Small Business Innovation Research (SBIR) dan Small Business Technology Transfer (STTR).

Perbedaan antara SBIR dan STTR adalah target penerimanya. SBIR diperuntukkan bagi pelaku bisnis kecil, sementara STTR difokuskan pada bisnis kecil yang bermitra dengan lembaga penelitian nirlaba.

Lembaga antariksa AS itu menyediakan dana sekitar USD 51 juta sekitar Rp 740 triliun untuk 312 perusahaan. Mereka tersebar di 44 negara bagian dan di Washington, D.C.

"NASA bergantung pada usaha kecil Amerika untuk pengembangan teknologi inovatif yang membantu kami mewujudkan berbagai misi kami," kata Jim Reuter, Associate Administrator untuk Space Technology Mission Directorate dikutip dari keterangan resminya, Kamis (1/7/2020).

2 dari 2 halaman

27 Persen perusahaan dari Kelompok Minoritas dan Perempuan

"Entah itu mendaratkan astronot Artemis di Bulan, mengirim Rovers ke Mars, atau mengembangkan pesawat generasi berikutnya, mitra bisnis kecil kami memainkan peran penting," ujar Jim.

Untuk fase 1, ada lebih dari 100 perusahaan terpilih yang akan menjadi penerima kontrak dari program SBIR atau STTR. Selain itu, 27 persen dari perusahaan terpilih antara lain berasal dari kelompok minoritas dan perusahaan milik pebisnis perempuan.

Pada pemilihan fase 1 mereka akan menerima investasi hingga USD 125 ribu atau sekitar Rp 1,8 miliar.

Lanjutkan Membaca ↓