Review Realme C11, Smartphone Pertama dengan MediaTek Helio G35

Oleh Agustinus Mario Damar pada 30 Jun 2020, 13:30 WIB
Diperbarui 30 Jun 2020, 13:30 WIB
Realme C11
Perbesar
Realme C11 dan Realme Buds Q (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Liputan6.com, Jakarta - Realme C11 akhirnya resmi diperkenalkan di pasar Indonesia. Smartphone anyar Realme ini merupakan penerus dari Realme C2 yang diluncurkan pertama kali pada Mei 2019.

Menurut Realme, smartphone ini hadir untuk memperkuat posisi seri C sebagai pimpinan smartphone entry level di Tanah Air. Karena itu pula, Indonesia juga menjadi pasar pertama yang menjual Realme C11.

Sebagai informasi, seri C memang menjadi salah satu lini paling laris dari Realme. Data mencatat seri ini sudah digunakan lebih dari 13 juta orang di seluruh dunia.

Untuk memperkuat lini C, Realme C11 pun hadir dengan sejumlah peningkatan, baik dari desain dan fitur. Namun seperti apa performa yang ditawarkan smartphone Rp 1,5 jutaan ini? Simak ulasan singkat Tekno Liputan6.com berikut.

Desain

Realme C11 memiliki bentang layar 6,5 inci dengan desain mini-drop. Meski ukuran layarnya terbilang bongsor, smartphone ini masih nyaman digenggam.

Sisi kanan smartphone diletakkan tombol power dan volume, sedangkan sisi kiri ada slot kartu SIM (2 kartu SIM ditambah 1 MicroSD). Lalu di bagian bawah ada speaker grill, port micro USB, dan headphone jack 3,5mm.

Tampak Depan Realme C11 (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Untuk bagian belakang, Realme menggunakan desain yang berbeda untuk konfigurasi kamera. Pada Realme C11, kamera diatur dalam posisi kotak layaknya tren yang ada di smartphone saat ini, bukannya desain vertikal seperti seri sebelumnya.

Bodi bagian belakang ini smartphone ini hadir dengan tekstur yang membuatnya tidak licin saat dipegang. Tidak lupa, logo Realme dipertahankan ada di bagian belakang dan diletakkan secara vertikal sejajar dengan modul kamera.

2 dari 5 halaman

Performa

Realme C11
Perbesar
Tampak Bawah Realme C11 (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Realme C11 merupakan smartphone pertama yang menggunakan MediaTek Helio G35. Untuk unit yang diterima, kami mendapatkan varian RAM 2GB dan memori internal 32GB.

Secara keseluruhan, performa smartphone entry level ini terbilang apik. Saat digunakan, perpindahan antar aplikasi terasa mulus dan minim lag.

Hal lain yang juga patut diacungi jempol adalah kemampuan baterai. Berbekal baterai 5.000mAh, smartphone ini dapat digunakan seharian, seperti bermain gim, menonton film, hingga chatting, dalam kondisi baterai 100 persen.

Namun sayangnya, performa baterai jempolan ini belum didukung fitur fast charging. Jadi, pengisian dayanya cukup lama, dari 20 persen hingga 100 persen membutuhkan waktu sekitar dua jam.

Hasil pengukuran Realme C11 dengan AnTuTu Benchmark (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Selain digunakan untuk aktivitas sehari-hari, kami sempat menjajal smartphone ini untuk bermain gim. Kami mencoba dua gim, yakni Call of Duty Mobile dan Sonic Forces.

Hasilnya, kedua gim itu dapat dimainkan dengan lancar dan tanpa lag. Namun memang untuk gim Call of Duty Mobile, pengaturan grafis hanya ditampilkan pada kualitas tinggi.

Untuk mendukung pengalaman bermain gim, Realme membenamkan aplikasi Game Space. Lewat aplikasi ini, pengguna dapat menyetel performa smartphone hingga mengatur notifikasi yang dapat ditampilkan saat bermain gim.

3 dari 5 halaman

Kamera

Realme C11
Perbesar
Kamera Realme C11 (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Realme C11 memiliki dua kamera belakang beresolusi 13MP dan 2MP. Sementara kebutuhan selfie diserahkan pada kamera depan beresolusi 5MP.

Untuk hasil tangkapan foto, kemampuan kamera belakang Realme C11 terbilang baik, meski tidak luar biasa. Terlebih, Realme sudah membekali fitur Nightscape pada smartphone ini untuk meningkatkan kemampuan pengambilan gambar saat malam hari.

Selain itu, sama seperti seri Realma sebelumnya, ada pula fitur Chroma Boost untuk membuat hasil foto lebih hidup. Nah, berikut ini adalah beberapa tangkapan gambar dari Realme C11.

Hasil Foto Realme C11 tanpa Chroma Boost (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)Hasil Foto Realme C11 dengan Chroma Boost (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)Hasil Foto Portrait Realme C11 (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)Hasil Foto Malam Hari Realme C11 tanpa Night Mode (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)Hasil Foto Malam Hari Realme C11 dengan Night Mode (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

4 dari 5 halaman

Fitur

Realme C11
Perbesar
Tampak samping Realme C11 (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Realme C11 menjalankan Realme UI yang berbasis Android 10 dan ColorOS 7. Secara tampilan, Realme UI menyajikan tampilan ikon yang lebih segar, mulus, dan ringan.

Smartphone ini tidak dibekali pemindai sidik jari, sehingga opsi biometrik untuk membuka perangkat adalah pemindai wajah. Saat menjajalnya, fitur pemindai wajah ini mampu mengenali wajah dengan cepat, bahkan di kondisi temaram.

Fitur lain yang juga menyenangkan adalah Dual Mode Music Share. Dengan fitur ini, Realme C11 dapat berbagi keluaran audio ke dua perangkat berbeda secara bersamaaan.

Sebagai contoh, pengguna dapat berbagi dengan orang lain saat mendengarkan musik. Jadi, seorang pengguna menggunakan earphone kabel, lalu pengguna lain memanfaatkan earphone bluetooth.

5 dari 5 halaman

Kesimpulan

Realme C11
Perbesar
Tampak Depan Realme C11 (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Secara keseluruhan, Realme C11 yang dibanderol di harga Rp 1,5 jutaa ini menawarkan performa dan daya tahan baterai yang terbilang mumpuni di kelasnya. Performa saat menjalankan gim kasual hingga menengah pun terbilang baik.

Secara desain, tampilan smartphone ini kini lebih segar dan tidak terkesan murahan. Terlebih, dengan pilihan Realme untuk mengubah konfigurasi kamera belakang yang dibuat kotak, seperti gaya smartphone terkini.

Tampak Belakang Realme C11 (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Kemampuan kameranya pun bisa diandalkan dan dapat memenuhi kebutuhanmu untuk sekadar diunggah ke media sosial, meski tidak istimewa. Dukungan fitur Nightscape juga bisa menjadi nilai lebih dari perangkat ini.

Oleh sebab itu, Realme C11 layak dipertimbangkan bagi kamu yang mencari perangkat entry level dengan daya tahan baterai yang kuat dan mampu mendukung aktivitas harian dengan harga terjangkau, mulai dari chatting, media sosial, hingga pemain gim kasual.

Hanya, smartphone ini memang belum mendukung fitur fast charging, sehingga waktu pengisian daya terbilang lama. Selain itu, port pengisian daya yang masih Micro-USB, membuatnya kurang kekinian.

(Dam/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓