Video Blackpink How You Like That Cetak Rekor di YouTube

Oleh Agustinus Mario Damar pada 27 Jun 2020, 14:48 WIB
Diperbarui 27 Jun 2020, 14:48 WIB
Blackpink dalam video musik How You Like That/dok. YG Entertaiment
Perbesar
Blackpink dalam video musik How You Like That/dok. YG Entertaiment

Liputan6.com, Jakarta - Blackpink baru saja mencatat rekor baru melalui video terbarunya di YouTube. Video dari lagu terbaru girl band itu yang berjudul 'How You Like That' berhasil menjadi video paling banyak ditonton usai dirilis pertama kali di YouTube.

Dikutip dari BBC, Sabtu (27/6/2020), tidak lama setelah dirilis, video dari Blackpink itu langsung mencatatkan 1,65 juta views. Perlu diketahui, How You Like That merupakan lagu pertama girl band asal Korea Selatan itu di 2020. 

Jumlah itu juga diketahui terus naik hingga saat ini. Dalam kurun waktu sekitar 15 jam saja, video itu sudah mencetak 60 juta views di YouTube.

Hingga berita ini diturunkan, berdasarkan pantauan Tekno Liputan6.com, How You Like That sudah mendapat 79 juta views. Jumlah itu diperoleh dalam waktu 22 jam usai pertama kali dirilis.

Menurut Blackpink, How You Like That merupakan pre-single persiapan untuk full-album pertama mereka yang dijadwalkan rilis pada September tahun ini.

Adapun lirik dalam lagu ini membawa pesan positif dan harapannya di dalamnya. Dalam lagu ini, unsur hip-hop masih cukup kental ditambah dengan nuansa musik Timur Tengah di dalamnya.

"Kami bernyanyi dengan membawa pesan agar tidak gentar pada saat berada dalam situasi suram dan tidak kehilangan kepercayaan diri sekaligus memiliki kekuatan untuk berdiri lagi," tutur Jisoo salah satu angota Blackpink.  

2 dari 3 halaman

Dorong Kreator Kulit Hitam, Youtube Kucurkan Rp 1,3 Triliun

Ilustrasi YouTube, Aplikasi YouTube
Perbesar
Ilustrasi YouTube, Aplikasi YouTube. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Terlepas dari capaian Blackpink, guna mendukung dan memperkuat suara dari komunitas kulit hitam, YouTube mengucurkan dana sebesar US$ 100 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun.

Dana itu tak lain untuk pendanaan tahunan yang didedikasikan untuk kreator kulit hitam. Diwartakan Engadget dari Merdeka.com, Senin (22/6/2020), pendanaan ini masih belum diungkap alokasinya.

Pun demikian, langkah YouTube untuk menyoroti masalah keadilan rasial yang timpang terhadap masyarakat kulit hitam di seluruh dunia cukup mendapat apresiasi.

"Dari kerja yang telah kami bangun selama beberapa tahun terakhir, kami mengambil momen ini untuk melihat apakah kebijakan produk kami bisa adil untuk semua orang--namun khusus untuk komunitas kulit hitam--dan menutup celah," tulis CEO YouTube Susan Wojcicki.

Ia menambahkan, secara lebih luas perusahaan akan memastikan pengguna, artis, dan kreator kulit hitam dapat berbagi kisah mereka.

"Juga terlindungi dari kebencian, supremasi kulit putih, dan konten intimidasi," ucapnya menambahkan.

3 dari 3 halaman

Langkah Serupa

Ilustrasi Youtube
Perbesar
Ilustrasi Youtube (Liputan6.com/Sangaji)

Tak cuma Youtube, hal serupa sebelumnya telah dilakukan oleh Apple dengan dana sama, yakni US$ 100 juta.

Google juga menjanjikan kucuran dana US$ 12 juta untuk disumbangkan ke organisasi yang berupaya mengatasi ketidaksetaraan ras.

Selain keduanya, Facebook dan Amazon masing-masing telah berkomitmen mengguyur US$ 10 juta untuk organisasi yang sama.

(Dam/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓