Top 3 Tekno: Gojek PHK Ratusan Karyawan Jadi Sorotan

Oleh Iskandar pada 24 Jun 2020, 11:00 WIB
Diperbarui 24 Jun 2020, 11:00 WIB
Ilustrasi Gojek, Aplikasi Gojek.
Perbesar
Ilustrasi Gojek, Aplikasi Gojek. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Liputan6.com, Jakarta - Berita mengenai Gojek yang melakukan PHK terhadap ratusan karyawannya menjadi sorotan para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Selasa (23/6/2020) kemarin. Setidaknya ada 430 karyawan yang terkena dampak.

Berita lain yang juga populer terkait pemanfaatan platform digital sebagai sarana komunikasi selama masa pandemi Covid-19 diprediksi tidak akan turun, meski pandemi ini akan usai.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Gojek Bakal Umumkan PHK Karyawan

Gojek dilaporkan akan mengumumkan adanya pemangkasan karyawan pada minggu ini. Informasi ini dikutip dari laporan Reuters, Selasa (23/6/2020), berdasarkan penuturan sumber anonim yang mengetahui hal tersebut.

Gojek sendiri, menurut laporan tersebut, menolak berkomentar mengenai kabar ini. Karenanya, belum dapat dipastikan kapan dan alasan di balik pemangkasan yang dilakukan startup unicorn tersebut.

Gojek sendiri baru saja mendapatkan investasi dari Facebook dan PayPal dalam penggalangan dana putaran terkini. Google dan Tencent juga dilaporkan telah menambah investasi pada penggalangan dana putaran sebelumnya.

Baca selengkapnya di sini

2. Platform Digital untuk Beragam Aktivitas Akan Tetap Populer Usai Pandemi Covid-19

Pemanfaatan platform digital sebagai sarana komunikasi selama masa pandemi Covid-19 diprediksi tidak akan turun, meski pandemi ini akan usai. Hal itu diungkapkan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.

"Yang pasti tidak akan turun. Kalau misalnya sekarang naik dan Covid-19 selesai itu tidak akan turun. Paling flat dan kemungkinan besar juga tetap naik, tapi kecepatannya tidak seperti masa Covid-19," tuturnya saat bertemu dengan awak media secara virtual, Selasa (23/6/2020).

Menurut Rudiantara, hal ini tidak lepas dari pengaruh pandemi Covid-19 terhadap gaya hidup masyarakat. Sebab, pandemi Covid-19 membuat sebagian orang harus memanfaatkan platform digital untuk keperluan kerja maupun belajar sebenarnya menurunkan biaya.

Baca selengkapnya di sini

 

2 dari 2 halaman

3. Ericsson Prediksi Pelanggan 5G Tembus 2,8 Miliar pada 2025

Jaringan HP 4G dan 5G
Perbesar
Ilustrasi Foto Jaringan Telpon Seluler atau HP 4G dan 5G. (iSrockphoto)

Ericsson memperkirakan jumlah pelanggan 5G di seluruh dunia akan mencapai 190 juta pada akhir 2020. Jumlahnya diprediksi akan meningkat hingga 2,8 miliar pada 2025.

Di wilayah Asia Tenggara dan Oseania, 5G diperkirakan mencakup 21 persen pelanggan seluler pada 2025. Hal ini diungkapkan oleh perusahaan telekomunikasi asal Swedia itu dalam laporan tahunannya, Ericsson Mobility Report, edisi Juni 2020.

Laporan ini juga menyajikan ulasan tentang peran jaringan dan infrastruktur digital dalam mendukung masyarakat tetap terhubung selama pandemi Covid-19.

Baca selengkapnya di sini

(Isk/Ysl)

 

 

Lanjutkan Membaca ↓