Upaya Gojek Bantu Masyarakat dan Mitra selama Masa PSBB di DKI Jakarta

Oleh M Hidayat pada 11 Apr 2020, 16:05 WIB
Diperbarui 11 Apr 2020, 16:10 WIB
Liputan 6 default 5
Perbesar
Ilustraasi foto Liputan 6

Liputan6.com, Jakarta - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta berlaku efektif sejak 10 hingga 23 April. Terkait kebijakan ini, Gojek melakukan sejumlah upaya untuk membantu masyarakat dan mitranya.

"Kami telah mempersiapkan sejumlah langkah agar dapat terus beroperasi sebaik mungkin dengan tetap mengutamakan prosedur keamanan dan kesehatan, terutama di masa pascapemberlakuan PSBB," ujar Co-CEO Gojek Kevin Aluwi melalui keterangan tertulis, Sabtu (11/4/2020).

Upaya tersebut meliputi peningkatan layanan dan penyesuaian produk pada tiga hal utama, yaitu:

  • Perluasan layanan GoFood, GoMart, GoShop, GoSend, dan GoFresh

Layanan GoFood, misalnya, sekarang diperluas untuk dapat melayani pembelian bahan pokok dan pangan, termasuk bahan pokok dari Pasar Mitra Tani milik Kementerian Pertanian (Kementan).

Bahkan, Kementan akan menanggung ongkos pengiriman untuk setiap transaksi bernilai minimum Rp40.000 dalam jarak antar hingga 25 km.

"Peningkatan kebutuhan terhadap jasa antar makanan dan barang pokok ini akan membantu mitra driver Gojek untuk tetap mendapatkan penghasilan, mengingat layanan angkut penumpang transportasi roda dua dilarang untuk sementara waktu," tutur Kevin.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Bantu mobilitas masyarakat yang masih harus bekerja di luar rumah di masa PSBB

Dalam hal ini, Gojek meningkatkan fungsi titik jemput dan shelter Gojek menjadi "Titik Pencegahan Covid-19", yang dilengkapi dengan pengukuran suhu tubuh, hand sanitizer, serta masker untuk mitra driver dan masyarakat pengguna Gojek yang masih harus bepergian.

Menyikapi kebijakan PSBB di DKI Jakarta, sejumlah "Titik Pencegahan Covid-19" yang saat ini masih beroperasi ada di wilayah Bodetabek, termasuk titik GoCar Instan Bandara Soekarno Hatta Terminal 1, 2 dan 3, serta sejumlah kota lainnya seperti Medan, Surabaya, dan Yogyakarta.

  • Membantu keberlangsungan pendapatan merchant UMKM GoFood di masa PSBB.

Melalui program Hari Kuliner Nasional (Harkulnas), perusahaan ingin membantu merchant UMKM GoFood untuk bisa tetap menjalankan usahanya. Program ini melibatkan 55 ribu outlet UMKM GoFood di awal periode.

Merchant berkesempatan melakukan promosi dan tampilan khusus di halaman utama GoFood. Sementara, para pelanggan berkesempatan mendapat voucher promo ongkos kirim.

"Harkulnas GoFood memasuki tahun ketiga dan terbukti efektif dalam mendorong volume transaksi merchant kami," tutur Kevin. "Kami berharap program Harkulnas tahun ini bisa membantu keberlangsungan usaha puluhan ribu UMKM sehingga dapat membantu perputaran roda ekonomi Indonesia di masa pandemi ini."

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Upaya Lainnya

Selain tiga upaya di atas, Gojek juga meningkatkan imbauan protokol keselamatan dan kesehatan untuk melindungi mitra driver, merchant, dan pengguna layanan Gojek dari risiko paparan Covid-19 seperti berikut ini:

  • Imbauan penerapan "Kartu Penanda Suhu Tubuh" dalam proses pemesanan makanan di merchant GoFood untuk memastikan pelanggan mengetahui kesehatan dari pihak yang memasak, membungkus, dan mengantarkan makanan;
  • Penerapan prosedur contactless delivery yang membatasi kontak fisik;
  • Penerapan protokol food safety agar merchant menjaga kebersihan dapur dan operasional restoran;
  • Penyediaan paket kesehatan untuk mitra driver termasuk masker, hand sanitizer, vitamin, dan desinfektan kendaraan yang terus berlangsung di Jabodetabek, dan kota-kota lainnya.

"Kami berkomitmen untuk terus berada di garda terdepan dalam melawan penyebaran Covid-19 di Indonesia. Kami percaya dengan semangat gotong royong dan bahu membahu kita semua bisa melewati krisis ini bersama-sama," kata Kevin.

(Why/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓