Hadir 31 Maret, Vivo S6 5G Punya Kamera 48MP

Oleh Andina Librianty pada 26 Mar 2020, 11:00 WIB
Diperbarui 26 Mar 2020, 11:00 WIB
Tampilan belakang Vivo V19

Liputan6.com, Jakarta - Vivo dilaporan akan mengumumkan S6 5G pada 31 Maret 2020. Informasi tentang smartphone tersebut juga sudah beredar di internet.

Dilansir GSM Arena, Kamis (26/3/2020), Vivo mengungkapkan informasi tentang smartphone tersebut melalui gambar promo. Pada gambar itu, tampak brand ambassador yaitu aktor asal Tiongkok, Turbo Liu, memegang Vivo S6 5G.

Berdasarkan gambar tersebut, Vivo mengungkapkan S6 5G akan memiliki kamera dengan resolusi 48MP. Selain itu, tampak terdapat dua LED flash di dalam lingkaran tempat kamera belakang.

Hanya itu informasi yang diungkapkan oleh Vivo mengenai smartphone tersebut. Namun, informasi tentang Vivo S6 5G diprediksi akan semakin banyak beredar menjelang hari pengumumannya.

Pre-order diperkirakan akan digelar bersamaan dengan hari pengumumannya. Jadwal pengapalan perdana belum diketahui.

2 dari 2 halaman

Vivo: Smartphone 5G Rp 3 Jutaan Bakal Hadir Akhir 2020

Vivo V19
Senior Brand Director Vivo Indonesia, Edy Kusuma, saat peluncuran Vivo V19 di Jakarta, Selasa (10/3/2020). (Liputan6.com/ Agustinus Mario Damar)

Lebih lanjut, Vice President Vivo, Liu Hong, sebelumnya mengungkapkan sejumlah hal tentang perusahaan dan masa depan ponsel 5G. Menurut dia, para vendor akan beralih ke 5G dan membuat harga smartphone 5G semakin terjangkau.

Liu Hong mengatakan, Vivo beralih dari 4G ke 5G karena hampir semua perusahaan besar di Tiongkok kini telah berhenti memperkenalkan smartphone 4G dengan harga lebih dari USD 250. Pasar kelas menengah sudah mulai dibanjiri dengan smartphone 5G dan produk flagship.

Setelah itu, tahapan selanjutnya adalah ponsel entry-level. Vivo memperkirakan smartphone 5G paling murah akan dijual seharga USD 215 pada kuaratal IV (Q4) 2020.

Liu Hong juga mengungkapkan Vivo berencana memproduksi hingga 100 ribu smartphone 5G per hari karena permintaan sangat tinggi.

Menurut data perusahaan, Vivo memiliki lima pabrik dengan kapasitas produksi 200 juta perangkat per tahun. Semuanya bekerja dengan kapasitas hampir 90 persen karena konsumen secara aktif mencari perangkat 5G.

(Din/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓