Aplikasi e-Learning dan Streaming Sumbang Peningkatan Trafik Data XL Axiata Sepekan Terakhir

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 23 Mar 2020, 14:49 WIB
Diperbarui 23 Mar 2020, 14:49 WIB
XL Axiata
Perbesar
Update jaringan XL Axiata selama aktivitas di rumah, bersama Plt Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusan dan Group Head Corporate Communications XL Axiata Tri Wahyuningsih (Foto: Dok. XL Axiata)

Liputan6.com, Jakarta - Kegiatan kerja dari rumah (work from home) dan belajar dari rumah membuat trafik data operator XL Axiata meningkat hingga 15 persen ketimbang pekan sebelumnya.

Pada periode yang sama trafik layanan suara meningkat 2 persen dan trafik SMS meningkat 3 persen.

Plt Chief Teknologi Officer XL Axiata I Gede Darmayusa mengatakan, kenaikan trafik data paling tinggi terjadi pada pukul 09.00-12.00 WIB, yakni saat jam kerja.

Gede mengatakan, kenaikan trafik data XL Axiata sepanjang sepekan terakhir didukung oleh penggunaan berbagai aplikasi digital yang membantu pengguna bekerja atau belajar dari rumah. Tak hanya itu, aplikasi streaming dan gim online juga ikut menyumbang kenaikan trafik data XL Axiata.

"Kenaikan trafik paling banyak disumbang oleh layanan data dengan berbagai aplikasi digital," kata Gede dalam acara update jaringan XL Axiata yang disiarkan secara livestreaming, Senin (23/3/2020).

Adapun aplikasi yang paling tinggi kenaikan trafiknya berturut-turut adalah Ruangguru (48 persen), Netflix (46 persen), Facebook (11 persen), WhatsApp (10 persen), dan Mobile Legend (8 persen).

Gede menambahkan, khusus aplikasi-aplikasi yang mendukung bekerja dan belajar dari rumah, selain Ruang Guru, kenaikan trafik tinggi juga terjadi pada Google Classroom 2.354 persen, Brainly 84 persen, Zenius 54 persen, dan Udemy 44 persen.

2 dari 3 halaman

Trafik Medsos Meningkat

Facebook
Perbesar
Ilustrasi Facebook (Foto: New Mobility)

Trafik ke aplikasi media sosial juga meningkat seiring masyarakat dan pelanggan yang memantau perkembangan dan informasi terkait Covid-19, yakni Facebook 11 persen, Instagram 2 persen, Youtube 3 persen, dan Twitter 3 persen.

Selain itu, akses ke web browsing juga ikut meningkat, yaitu sebesar 2 persen, termasuk ke berbagai situs web yang menyediakan informasi seputar Covid-19.

Aplikasi berbagai media massa online yang menyediakan berita-berita terajtyak tentang peristiwa besar ini juga meningkat signifikan, yaitu rata-rata sebesar 8 persen.

Layanan percakapan instan seperti Whatsapp mengalami kenaikan trafik sebesar 10 persen, Line 1 persen, dan Telegram 12 persen.

"Selama berada di rumah melakukan social distance, masyarakat dan pelanggan juga mengakses sejumlah layanan penyediaan hiburan seperti gim yang trafiknya naik sebesar 6 persen dan streaming film (Netflix, Hooq) 38 persen," ujar Gede.

3 dari 3 halaman

Trafik Roaming Turun

Liputan 6 default 3
Perbesar
Ilustraasi foto Liputan 6

Gede juga menyampaikan, seiring dengan kondisi tanggap darurat terkait Covid-19, trafik untuk layanan pelanggan yang ke luar negeri dan ke dalam negeri justru mengalami penurunan.

Layanan roaming (outbound) bagi pelanggan yang ke luar negeri menurun 41 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Sementara, pelanggan dari luar negeri yang memakai jaringan XL Axiata (inbound) turun 16 persen.

XL juga memaparkan lokasi yang mengalami peningkatan trafik data. Misalnya kenaikan tertinggi di DKI Jakarta, terjadi di Jakarta Timur dengan total kenaikan 6 persen.

Sementara di Banten terjadi di Tangerang Selatan dengan kenaikan 9 persen. Adapun di Sumatera terjadi di Aceh dengan kenaikan 14 persen, Riau 11 persen, serta Bangka Belitung dengan kenaikan 10 persen.

Untuk wilayah Jawa Tengah, kenaikan trafik tertinggi terjadi di Wonogiri dengan kenaikan 14 persen serta Jawa Barat naik 67 persen dengan kenaikan tertinggi di Tasikmalaya sebesar 14 persen.

Wilayah lainnya adalah Jatim meningkat 12 persen (peningkatan tertinggi di Ngawi 15 persen), Bali 22 persen (peningkatan tertinggi di Tabanan 10 persen), Nusa Tenggara Barat naik 21 persen (peningkatan tertinggi di kota Dampu 15 persen), Sulsel naik 13 persen (tertinggi di Kab.Barru 19 persen), dan Sulut naik 13 persen (kenaikan tertinggi di Kab. Minahasa Utara 4 persen).

(Tin/Why)

Lanjutkan Membaca ↓