Pengguna Instagram di Indonesia Bisa Coba Stiker Komentar di Stories

Oleh Agustinus Mario Damar pada 27 Feb 2020, 06:30 WIB
Diperbarui 27 Feb 2020, 06:30 WIB
Instagram

Liputan6.com, Jakarta - Instagram baru saja mengumumkan uji coba stiker komentar untuk Stories. Uji coba ini dilakukan di sebagian besar pengguna di Argentina, Australia, dan Indonesia yang dipilih secara acak.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima, Kamis (27/2/2020), lewat stiker ini pengguna dapat memulai percakapan seputar topik tertentu dengan teman-teman melalui Stories.

Perlu diketahui, stiker ini berbeda dari stiker pertanyaan yang sebelumnya sudah hadir lebih dulu. Stiker komentar imemungkinkan followers pengguna juga dapat terlibat dalam percakapan dan terhubung dengan followers lain.

Secara garis besar, fitur stiker komentar ini serupa dengan kolom komentar di Instagram Feed.

Untuk itu, bagi pengguna yang termasuk dalam uji coba ini dapat mulai menjajalnya dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Unggah topik diskusi atau pertanyaan yang ingin dibahas bersama para followers

2. Lalu followers dapat mengetuk stikter tersebut dan memberikan komentar. Follower lain juga dapat melihat dan menanggapi komentar tersebut, sebelumnya hal ini tidak dapat dilakukan.

3. Nantinya, Stories dan komentar para followers akan tersedia secara publik selama 24 jam. Namun bagi pemilik akun, mereka masih dapat melihat jawaban itu di bagian Archive setelah Stories itu hilang.

Sebagai tambahan, pengguna Instagram  yang memiliki akun privat sebenarnya masih dapat meninggalkan komentar dan ikut terlibat dalam diskusi publik. Akan tetapi, saat mereka membuat stiker komentar yang dapat berpartisipasi hanya followers.

2 dari 3 halaman

Fitur Baru Instagram Mudahkan Pengguna Unfollow Berdasarkan Kategori

Ilustrasi Instagram
Ilustrasi Instagram. (via: istimewa)

Sebelumnya, Instagram akan menampilkan akun-akun yang paling banyak berinteraksi dengan si pengguna.

Dengan begitu, jika kita jarang berinteraksi dengan satu atau dua akun, akan lebih mudah untuk mengetahui siapa yang perlu di-unfollow.

Saran untuk unfollow itu hadir dalam sebuah fitur bernama Following Categories yang baru diluncurkan hari ini.

Kehadiran Following Categories di Instagram merupakan sebuah upaya membantu pengguna menjaga feeds pengguna tetap bersih dan relevan dengan ketertarikannya.

Mengutip Tech Crunch, Minggu (9/2/2020), Following Categories mengelompokkan orang yang kita ikuti ke dalam beberapa bagian. Misalnya, pengguna yang "sering dilihat di feed" dan "pengguna yang paling sedikit berinteraksi."

Dengan begitu, jika ada seseorang yang menjengkelkan atau kontennya tidak menarik dan tidak relevan dengan kita, bisa langsung di-unfollow.

3 dari 3 halaman

Kepedulian Instagram ke Pengguna

Instagram dan Facebook
Instagram dan Facebook down (Foto ilustrasi Unsplash)

"Instagram sangat peduli dan ingin mendekatkan pengguna dengan orang-orang yang relevan dengan mereka. Namun kami juga paham, seiring waktu ketertarikan dan hubungan bisa berubah," tutur juru bicara Instagram.

Instagram tahu, saat seorang sudah lulus dari kampus atau pindah ke kota lain, mereka mencari hal baru yang lebih relevan dengan hidupnya. Untuk itu, Instagram ingin memudahkan pengguna mengatur akun-akun yang diikuti oleh pengguna.

"Kami berharap Following Categories ini bisa memudahkan pengguna merepresentasikan koneksi dan ketertarikan mereka dengan suatu hal," katanya.

(Dam/Why)

Lanjutkan Membaca ↓