Google Alihkan Operasional Layanan WiFi Gratis di Afrika Selatan ke Perusahaan Lokal

Oleh Liputan6.com pada 18 Feb 2020, 14:30 WIB
Diperbarui 18 Feb 2020, 15:31 WIB
Ilustrasi Internet, Kecepatan Internet. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat. Kredit: Ookla Speedtest

Liputan6.com, Jakarta - Google Station membatalkan keterlibatannya untuk memberikan layanan WiFi gratis di Afrika Selatan. Ini hanya berselang dalam waktu tiga bulan sejak diumumkan.

Layanan ini awalnya diproyeksikan akan mencakup 125 lokasi di daerah Cape Town dan sekitarnya. Ini merupakan bagian dari inisiatif global Google untuk menawarkan internet secara gratis dan cepat.

Namun kini, Google mengalihkan operasional Google Station ke perusahaan lokal bernama Think WiFi. Perusahaan WiFi berbasis di Afrika Selatan ini dianggap lebih cocok menangani proyek WiFi gratis ini.

"Kami mengalihkan operasional stasiun kami di Afrika Selatan ke Think WiFi yang akan melaksanakan proyek secara mandiri," ujar juru bicara Google, dikutip dari laman IT News Africa, Selasa (18/2/2020).

2 dari 2 halaman

Tetap Berkomitmen

Terlepas dari isu ini, Google menyatakan akan tetap berkomitmen untuk menemukan cara membuat internet lebih mudah diakses oleh pengguna di seluruh dunia. Think WiFi mengatakan akan melanjutkan fungsi layanan dengan cara yang sama seperti yang pengguna lakukan.

Sampai saat ini alasan Google meninggalkan inisiatif di Afrika Selatan masih belum jelas. Namun, mereka menyebut rencananya dievaluasi kembali karena persyaratan teknis yang rumit di berbagai negara dan mitra.

(Fitriah Nurul Annisa)

Lanjutkan Membaca ↓