Google Rilis Pembaruan untuk Pixel 4

Oleh Andina Librianty pada 04 Feb 2020, 17:00 WIB
Diperbarui 04 Feb 2020, 17:00 WIB
Google
Perbesar
Kantor pusat Google di Mountain View. Liputan6.com/Jeko Iqbal Reza

Liputan6.com, Jakarta - Google secara rutin merilis patch keamanan baru untuk smartphone Pixel setiap bulan. Patch keamanan baru untuk Pixel 4 pun juga telah digulirkan.

Dilansir dari Phone Arena, Selasa (4/2/2020), pembaruan tersebut mencakup isu keamanan besar dan kecil yang ditemukan oleh para engineer Google, peneliti keamanan, atau pengguna Pixel. Google disebut selalu menghadirkan perbaikan untuk berbagai masalah yang dilaporkan oleh para pengguna Pixel.

Untuk pembaruan Pixel edisi Februari, Google menambahkan beberapa perbaikan yang mengatasi masalah perekaman video dan konektivitas NFC. Patch keamanan Februari ini tersedia untuk semua ponsel Pixel mulai dari Pixel 2, tapi ada perbaikan khusus yang hanya ditujukan untuk Pixel 4 dan 4 XL.

Perbaikan tersebut mencakup untuk mengatasi preview yang bermasalah ketika merekam video, pencahayaan berlebih saat merekam video dalam kondisi tertentu, dan fungsi NFC dengan aplikasi-aplikasi tertentu. Selain itu, perbaikan yang dirilis juga untuk mengatasi masalah crash pada UI ketika menggunakan fitur Assistant.

Semua ponsel Pixel yang menjalakan Android 10 akan menerima pembaruan Februari 2020 ini melalui over the air (OTA).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Google Luncurkan Tangi, Platform Video Pendek untuk Berbagi Tips

Tangi
Perbesar
Aplikasi Tangi yang baru saja diluncurkan (sumber: Tangi)

Lebih lanjut, sebelumnya Google melalui inkubator internalnya, Area 120, meluncurkan proyek terbaru bernama Tangi. Proyek ini menawarkan sebuah platform untuk berbagi video pendek.

Platform ini sekilas mirip dengan TikTok dan Byte, yang sama-sama menjadi layanan berbagi video. Namun berbeda dari keduanya yang sebagian besar berisi konten hiburan, Tangi lebih fokus pada video pendek yang membantu orang lain untuk belajar.

"Kami hanya fokus pada konten kreativitas dan tips," tutur pendiri Tangi, Coco Mao, seperti dikutip dari Tech Crunch, Kamis (30/1/2020).

Tujuan platform ini, menurut Coco, memang membantu orang belajar masak atau berkreasi dari video-video pendek. Oleh sebab itu, Tangi didesain agar mudah digunakan dan berisi banyak video tips berkualitas tinggi.

Coco mengatakan, Tangi terinpirasi dari orangtuanya yang kerap mencari video tips lewat smartphone, sehingga dia memutuskan untuk membuat sebuah platform khusus.

Mengingat Tangi merupakan platform video pendek, durasi video tips yang ada di dalamnya berkisar antara 45 detik hingga satu menit. Video yang ditampilkan pun lebih banyak berisi trik singkat.

(Din/Why)

Lanjutkan Membaca ↓