Vidio Berkomitmen Rilis 20 Judul Original Series di 2020

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 23 Jan 2020, 17:30 WIB
Diperbarui 23 Jan 2020, 17:30 WIB
Vidio

Liputan6.com, Jakarta - Aplikasi streaming sekaligus berbagi video, Vidio, berkomitmen untuk merilis 20-25 judul original series di 2020.

Diungkapkan oleh Head of Marketing Vidio, Ade Muti Dilapanga, pada 2019, Vidio merilis 3 judul series. Jumlah itu ditingkatkan seiring komitmen Vidio untuk menghadirkan konten lokal berkualitas bagi penggunanya.

Konten-konten original series ini melengkapi berbagai konten lainnya yang dapat diakses oleh pengguna Vidio Premier, layanan berlangganan konten premium milik Vidio.

Sekadar informasi, konten-konten premium milik Vidio Premier terdiri dari tayangan olahraga seperti Liga 1, Liga Champion, serta BWF Badminton, hingga AVC Volleyball. Sementara konten lainnya meliputi drama Korea, film Hollywood, Bollywood, Asia, dan film-film Indonesia. Contohnya adalah Gundala yang belum lama ini tayang di Vidio Premier.

Ade mengatakan, dibandingkan dengan OTT video streaming serupa, Vidio jadi layanan pertama yang berkomitmen memberikan tayangan lokal berkualitas dalam banyak judul pada 2020 ini.

Layanan over the top (OTT), kata Ade, memang harus berkomitmen menyajikan konten-konten terbaik bagi pengguna. Namun tidak sembarang konten yang dihadirkan.

Head of Marketing Vidio Ade Muti Dilapanga. (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

"Karena memang Vidio dari grup Emtek yang kaya akan konten, kami berkomitmen untuk merilis 20-25  judul series di 2020. Kalau saya lihat, belum ada (OTT) yang berkomitmen punya original series sampai rilis tiap bulan," kata Ade ditemui di Kantor Bukalapak, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Ade mengatakan, rata-rata, OTT lain merilis konten original antara 3-4 bulan sekali. Hal ini, katanya, karena investasi yang digelontorkan untuk produksi sebuah original series tidaklah sedikit.

 

2 dari 2 halaman

Pengguna Vidio Premier Meningkat

Director of Payment, Fintech, and Virtual Products Bukalapak Victor Lesmana (kiri) dan Head of Marketing Vidio Ade Muti Dilapanga berfoto bersama meresmikan kerja sama Bukalapak dan Vidio untuk Pembeli Prioritas Bukalapak. (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Sekadar informasi, Vidio kini digunakan oleh 40 juta pengguna aktif. Sayangnya dari jumlah tersebut, Ade belum mau mengungkap berapa banyak pelanggan Vidio Premier.

"Kami baru meluncurkan Vidio Premier pada November 2018 dan investasi di konten baru dilakukan pada pertengahan 2019. Namun, pertumbuhannya memang bagus," kata Ade.

Untuk itulah, Vidio berkomitmen untuk menghadirkan konten original untuk pengguna Vidio Premier.

Bicara persaingan, Ade meyakini persaingan ada di semua industri, termasuk di layanan streaming. Namun, Vidio memiliki keunikan tersendiri. Misalnya adalah kekuatan Vidio pada konten atau tayangan olahraga.

"Kami memang besar di sport, waktu ada Asian Games, itu memang peak-nya kita. Jadi, sport itu memang ada di Vidio. Dari situ, kami investasi memberikan konten sport yang ekslusif," tutur Ade.

Tak hanya Liga 1, Liga Champion, dan BWF, Vidio juga tengah bernegosiasi dengan sejumlah pihak untuk menghadirkan beberapa tayangan sport lainnya ke Vidio Premier.

"Jadi sepanjang tahun dari Januari sampai  Desember, sport di Vidio pasti ada," katanya. 

(Tin/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓