Microsoft Perbaiki Celah Keamanan Temuan NSA di Windows

Oleh Mochamad Wahyu Hidayat pada 16 Jan 2020, 09:30 WIB
Diperbarui 16 Jan 2020, 09:30 WIB
Logo Windows 10 di Booth Microsoft di Computex 2017. Liputan6.com/ Mochamad Wahyu Hidayat
Perbesar
Logo Windows 10 di Booth Microsoft di Computex 2017. Liputan6.com/ Mochamad Wahyu Hidayat

Liputan6.com, Jakarta - Microsoft menggulirkan perbaikan celah keamanan di Windows yang pertama kali ditemukan oleh badan keamanan nasional Amerika Serikat, NSA.

Celah itu, kata Microsoft, memungkinkan peretas untuk memalsukan sertifikat digital pada beberapa versi Windows. Sertifikat itu berperan dalam proses autentikasi dan pengamanan data.

Meski Microsoft dan NSA menyebut belum mendapati bukti celah keamanan itu telah disalahgunakan, mereka mendesak pengguna Windows untuk segera melakukan pembaruan.

Ini pertama kalinya NSA secara terbuka mengklaim kredit atas suatu celah keamanan karena mendorong pembaruan keamanan perangkat lunak, meskipun NSA mengaku telah memperingatkan sejumlah perusahaan di masa lalu terkait celah-celah keamanan di produk mereka.

NSA menyebut tengah berusaha untuk lebih transparan dengan komunitas riset keamanan informasi.

2 dari 3 halaman

Setop Dukungan untuk Windows 7

Microsoft telah mengumumkan Windows 7 akan berakhir pada 14 Januari 2020. Dengan berakhirnya sistem operasi itu, perusahaan mengatakan tidak lagi merilis pembaruan keamanan maupun patch untuk bug yang mungkin muncul.

Selain itu, Microsoft mengingatkan dengan berakhirnya dukungan ini Windows 7 akan rentan terhadap malware. Karenanya, perusahaan pun mengingatkan agar pengguna Windows 7 mulai beralih ke Windows 10.

Microsoft sendiri sudah menarik biaya untuk setiap pengguna yang ingin memperbarui sistem operasinya ke Windows 10. Namun, dikutip dari Forbes, Senin (13/1/2020), akses gratis untuk memperbarui ke sistem operasi paling baru dari Windows 7 ternyata masih bisa dilakukan.

3 dari 3 halaman

Pembaruan Gratis

Seperti diketahui, Microsoft sempat memberi akses bagi pengguna Windows lawas untuk memperbaruinya ke Windows 10 secara gratis. Akses itu pun dibuka hingga 2016, tapi dari laporan terbaru, cara itu ternyata masih bisa digunakan.

Untuk melakukannya, kamu hanya memerlukan Windows 7 dan Windows 8 resmi di perangkatmu. Setelah itu, kamu dapat mengunduh Media Creation Tool Windows 10 di situs resminya.

Begitu unduhan selesai, buka dan pilih setuju untuk seluruh lisensi yang ditampilkan. Lalu, kamu dapat memillih 'Upgrade this PC now' dan klik 'Next'.

Pilih 'Keep personal files and apps' untuk memastikan data yang kamu miliki tidak terhapus, dan klik Install. Usai proses instalasi berakhir, buka Settings, klik Windows Update, dan Activation untuk mengaktifkan lisensi digital Windows 10 di perangkatmu.2 dari 2 halaman

(Why/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓