Deretan Produk dan Layanan Teknologi Ini Belum Ada 10 Tahun Lalu

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 30 Des 2019, 18:00 WIB
Diperbarui 30 Des 2019, 18:00 WIB
Gojek

Liputan6.com, Jakarta - Sepuluh tahun lalu, tepatnya pada 2009, teknologi yang mengubah dunia belum seperti sekarang.

Kini berkat perkembangan teknologi, berbagai hal dan produk ada untuk membantu kehidupan manusia, utamanya semua ada berkat internet yang kian cepat.

Berikut adalah sejumlah produk dan teknologi yang belum ada sepuluh tahun lalu yang Tekno Liputan6.com rangkum.

1. Aplikasi Gojek

Gojek hadir sepuluh tahun lalu, tetapi saat itu masih dalam bentuk call center untuk memesan ojek.

Baru pada 2014 Gojek membuat aplikasi, yang kemudian dalam beberapa tahun terakhir, Gojek menjelma sebagai super app untuk melayani kebutuhan pengguna.

Bahkan, Gojek kini diklaim telah memiliki lebih dari 20 layanan dalam satu aplikasi. Misalnya saja Goride, Gopay, Gocar, Gofood, Gosend, GoBluebird, Gopoint, Gopulsa, Gotix, Goplay, Gobox, dan lain-lain.

2. Aplikasi Dana

Aplikasi dompet digital Dana dirilis untuk pengguna di iOS dan Android pada akhir 2018 lalu. Dana merupakan aplikasi buatan Indonesia dan hadir untuk pengguna Indonesia.

Tren dompet digital belum dikenal sepuluh tahun lalu, kehadirannya juga ditujukan untuk mendukung gerakan nontunai dan inklusi keuangan. Pasalnya masih sangat sedikit orang Indonesia yang memiliki akun perbankan.

Per akhir Desember 2018, Dana memiliki lebih dari 230 tim dan 70 persennya merupakan insinyur. Hal ini untuk mengembangkan Dana menjadi aplikasi lebih sempurna untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

Ada sejumlah kelebihan Dana, misalnya pusat data aktif di Indonesia, izin dari Bank Indonesia untuk transaksi, terhubung dengan basis data kependudukan milik Ditjen Dukcapil, dan jaminan keamanannya.

2 dari 6 halaman

3. Tablet

Ilustrasi tablet, tablet Android. Kredit: Karolina Grabowska via Pixabay
Ilustrasi tablet, tablet Android. Kredit: Karolina Grabowska via Pixabay

Produk teknologi lain yang juga belum ada sepuluh tahun lalu adalah tablet. Kini makin banyak merek tablet di pasaran, mulai dari iPad milik Apple, Galaxy Tab dari Samsung, Mi Pad dari Xiaomi, dan berbagai merek lainnya.

Tablet memungkinkan pengguna untuk tetap produktif di mana pun tanpa harus membawa laptop. Penggunanya bisa memakai tablet untuk berbagai kebutuhan, mulai dari hiburan, membaca, internet, hingga main gim sekalipun.

4. Aplikasi Instagram

Instagram baru dirilis pada 2010, tetapi saat itu baru tersedia secara ekslusif untuk perangkat iOS. Aplikasi besutan Kevin Systrom dan Mike Krieger ini baru dirilis di Android pada 2012.

Aplikasi berbagi foto ini kemudian hadir lebih luas dan menghadirkan sejumlah fitur penting. Misalnya saja direct message dan Instagram Story, setelah Instagram diakuisisi oleh Facebook.

Bahkan, kini Instagram memiliki fitur Instagram TV (IGTV) yang memungkinkan pengguna mengunggah konten video berdurasi lebih panjang.

3 dari 6 halaman

5. AirPods dan Headset Nirkabel

Apple
Bentuk AirPod, earphone anyar dari Apple yang bebas kabel (sumber: apple.com)

Earbud nirkabel Apple Airpods dan berbagai perangkat headset nirkabel belum jadi tren pada 2010. Khusus untuk AirPods, ia kini sudah berusia tiga tahun sejak kemunculannya.

AirPods pertama dirilis bersama iPhone 7 sejak September 2016. iPhone 7 merupakan perangkat pertama iPhone tanpa jack headphone dan AirPods dimaksudkan untuk menjadi pendampingnya.

Keputusan Apple menghilangkan jack audio di iPhone 7 diikuti oleh berbagai merek smartphone lain. Gara-gara hal itu, kini makin banyak Bluetooth earphone dengan berbagai merek.

6. Apple Watch dan Jam Pintar Lainnya

Apple pertama kali memperkenalkan Apple Watch pada sebuah sesi keynote di 2014. Namun, Apple Watch benar-benar dijual hingga April 2015.

Namun, sebelumnya pada tahun 2013, sejumlah smartwatch pun dirilis, seperti Samsung Galaxy Gear, Sony SmartWatch 2, dan Qualcomm Toq. Selanjutnya mulai banyak jam pintar yang dirilis hingga saat ini.

4 dari 6 halaman

7. Oculus

Kembangkan Teknologi VR, Facebook Caplok Engineer Microsoft
Oculus Rift (ubergizmo.com)

Oculus VR merupakan produk teknologi yang dimulai dari garasi di Irvine, California, pada Juni 2012.

Kemudian, Palmer Luckey yang waktu itu baru berusia 19 tahun meluncurkan perusahaan di Kickstarter dan mengumpulkan USD 2,5 juta untuk sebuah headset virtual reality (VR).

Setelah mengumpulkan dana tambahan USD 16 juta, Luckey menjual Oculus ke Facebook pada 2014 sebesar USD 12 miliar.

Kini Luckey meninggalkan Oculus namun perusahaan VR tetap hidup di Facebook. Saat ini Oculus menawarkan tiga headset seperti Rift S, Quest, dan Go.

5 dari 6 halaman

8. Snapchat

Ilustrasi Snapchat.
Ilustrasi Snapchat. Kredit: MrJayW via Pixabay

Snapchat debut di toko aplikasi Apple pada 2011. Saat itu Snapchat masih berbentuk aplikasi pesan untuk mengirimkan foto yang bisa menghilang sendiri.

Kala itu Snapchat bernama Pictaboo namun sampai sekarang masih menggunakan logo hantu yang sama, Ghostface Chillah.

Pada September 2011, aplikasi ini berubah nama menjadi Snapchat dan mulai digemari oleh anak-anak muda. Enam bulan lalu, Snapchat menjadi perusahaan publik bernama Snap dengan valuasi USD 22 miliar.

6 dari 6 halaman

9. 4G

Jaringan HP 4G dan 5G
Ilustrasi Foto Jaringan Telpon Seluler atau HP 4G dan 5G. (iSrockphoto)

Jaringan 4G sudah ada sekitar satu dekade lalu, tetapi di Indonesia baru dirilis sekitar tahun 2015 dengan frekuensi 1800Mh, 2100Mhz, dan 900Mhz.

Jaringan 4G menawarkan koneksi internet lebih cepat dan lebih baik dibandingkan 3G. Internet cepat inilah yang membuat perubahan besar, seperti mendorong berbagai bisnis online, startup dan aplikasi

(Tin//Why)

Lanjutkan Membaca ↓