549 Kepingan Lego Disulap Jadi Kamera Nikon F3

Oleh Iskandar pada 30 Des 2019, 17:00 WIB
Diperbarui 30 Des 2019, 17:00 WIB
549 Kepingan Lego Disulap Jadi Kamera Nikon F3

Liputan6.com, Jakarta - Seorang fotografer kamera analog, Ethan Brossard, menyulap kepingan Lego menjadi sebuah kamera single-lens reflex (SLR) Nikon F3.

Nikon F3 sendiri dianggap oleh banyak orang sebagai kamera film terbaik yang pernah dibuat Nikon.

Brossard memberikan alasan mengapa dirinya memilih Nikon F3 untuk membuat karya Lego. Ia memilih membuat model Nikon F3 karena kamera itu salah satu yang populer di dunia fotografi analog.

"Pemodelan kamera klasik juga tampak seperti kombinasi yang menyenangkan dari dua hobi saya," katanya sebagaimana dilansir DIY Photography, Senin (30/12/2019).

Brossard mengatakan dirinya tidak terlalu mengenal fotografi film sampai 2017, ketika ia baru mengikuti kelas fotografi di sekolah menengah.

"Saya menggunakan kamera digital, tetapi tertarik dengan proses yang diperlukan untuk mengembangkan dan mencetak gambar dari film," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Ukuran Sedikit Lebih Besar dari Versi Original

549 Kepingan Lego Disulap Jadi Kamera Nikon F3. Dok: Ethan Brossard
549 Kepingan Lego Disulap Jadi Kamera Nikon F3. Dok: Ethan Brossard

Ukuran Nikon F3 versi Lego sedikit lebih besar dari Nikon F3 yang sebenarnya. Nikon F3 original memiliki dimensi 149 x 97 x 66mm, sedangkan model Lego ini berukuran 165 x 109 x 77mm.

"Sejauh ini, Lego Nikon F3 merupakan salah satu kreasi saya yang paling kecil, hanya menggunakan 549 kepingan Lego. Meskipun ukurannya kecil, karya ini tidak mengorbankan banyak detail atau fitur," papar Brossard.

Model ini hampir memiliki semua tuas yang ada di Nikon F3. Semua tombol utama di bagian atas hadir di Nikon F3 versi Lego, termasuk representasi dari cermin yang akan bergerak saat mengambil foto.

3 dari 3 halaman

Bagian Bodi Belakang

549 Kepingan Lego Disulap Jadi Kamera Nikon F3. Dok: Ethan Brossard
549 Kepingan Lego Disulap Jadi Kamera Nikon F3. Dok: Ethan Brossard

Ketika bagian belakang bodi dibuka terdapat representasi rana, film guides, dan spul penerima film. Brossard juga menyertakan mock-up tabung film 35mm, namun itu tidak bisa dimasukkan ke dalam kamera karena ketebalan dinding LEGO.

Sayangnya, kamera Lego itu tidak bisa digunakan untuk mengambil foto. Pun demikian, ini merupakan karya yang cukup mengagumkan dan sepertinya akan banyak fotografer yang ingin memilikinya untuk dijadikan koleksi.

Jika kamu ingin Lego mengubah ide Brossard menjadi kenyataan, kunjungi situs web LEGO IDEAS untuk memilih karyanya.

(Isk/Why)

Lanjutkan Membaca ↓