Tanggapan Bareskrim Polri Soal Peretasan Situs yang Pajang Wajah Novel Baswedan

Oleh Iskandar pada 28 Des 2019, 20:22 WIB
Diperbarui 30 Des 2019, 16:13 WIB
Situs Bareskrim Polri Kena Retas

Liputan6.com, Jakarta - Bareskrim Polri akhirnya buka suara terkait peretasan subdomain miliknya dengan alamat laporan.bareskrim.polri.go.id. Peretas melakukan deface (mengubah tambilan website) Bareskrim Polri dengan foto Novel Baswedan.

Kepada Liputan6.com, Sabtu (28/12/2019), Wakabareskrim Polri Irjen Antam Novambar menyampaikan situs web tersebut sudah bukan lagi milik Polri.

"Betul ini situs pelaporan zaman Kaba yang lama. Sudah kami putus link-nya dan tidak bisa diakses," tutur Antam.

Ia mengklaim, alamat subdomain tersebut bahkan sudah tidak lagi berisikan data atau pun sistem pelayanan publik Bareskrim Polri secara online.

"Itu link sudah enggak kami gunakan lagi. Jadi, tidak mengganggu pelayanan kami sedikit pun," ucap Antam.

Adapun situs yang dimiliki Bareskrim Polri saat ini adalah pusiknas.polri.go.id.

2 dari 3 halaman

Pasang Wajah Novel Baswedan

Setahun Peristawa Penyiraman, Novel Baswedan Datangi KPK
Penyidik KPK Novel Baswedan usai menggunjungi gedung KPK, Jakarta, Rabu (11/4). Novel Baswedan selesai menjalani perawatan di rumah sakit Singapura yang kedua hingga kini kasus penyiraman air keras genap satu tahun. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)

Seperti diketahui, subdomain situs Bareskrim Polri dengan alamat laporan.bareskrim.polri.go.id diretas hacker.

Pantauan Tekno Liputan6.com, Sabtu (28/12/2019), situs web tersebut diretas oleh kelompok peretas yang mengatasnamakan Typical Idiot Security.

Peretas melakukan deface (mengubah tambilan website) Bareskrim Polri dengan foto Novel Baswedan berwarna merah dan latar belakang hitam.

Selain itu, hacker juga menuliskan pesan, "Memang Melegakan Ketika Pelaku Tertangkap, Namun Ini Benar-Benar Pelakunya ATAU Hanya Tukar Kepala Demi Mempercepat Penyeselesaian Kasus Ini?"

3 dari 3 halaman

Bukan Kali Pertama

Hacker
Ilustrasi Hacker (iStockPhoto)

Peretasan ini terjadi usai berita tentang terungkapnya pelaku penyerangan Novel Baswedan mencuat ke publik.

Peretasan ini bukanlah kali pertama. Sebelumnya, Typical Idiot Security diketahui pernah menyerang situs Bareskrim Polri pada 2018.

(Isk/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓