Review Realme Watch: Smartwatch Termurah di Pasaran, Rasa Premium

Oleh Yuslianson pada 19 Jun 2020, 12:00 WIB
Diperbarui 19 Jun 2020, 12:00 WIB
Realme Watch
Perbesar
Realme Watch. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Liputan6.com, Jakarta - Realme, baru saja mengumumkan kehadiran smartwatch anyarnya untuk pasar Indonesia yang diberi nama, Realme Watch.

Diungkap bersamaan dengan peluncuran Realme X3 SuperZoom dan Realme Narzo, Realme Watch dibanderol dengan harga murah, yakni Rp 799 ribuan.

Hadir sebagai smartwatch pertama besutan perusahaan, Realme Watch hadir dengan empat pilihan warna, termasuk hitam, biru, hijau army, dan merah.

Dilengkapi dengan sensor detak jantung, pendeteksi kadar oksigen dalam darah SpO2, pemantau tidur, dan sertifikat IP68, Realme mengadopsi desain Apple Watch untuk smartwatch-nya ini.

Dalam segi fitur, Realme Watch memang sudah dilengkapi dengan beragam kemampuan yang hanya bisa ditemukan di smartwatch atau fitness tracker kelas premium.

Tak hanya itu, smartwatch Realme juga sudah mendukung 14 jenis mode olahraga dan menjanjikan kemampuan baterai yang mampu bertahan selama seminggu dalam sekali nge-charge.

Tak ingin panjang lebar, apakah Realme Watch sepadan dengan harganya dan menawarkan pengalaman sama dengan smartwatch yang ada di pasaran saat ini?

 

2 dari 6 halaman

Desain

Tampak depan layar Realme Watch berukuran 1,4 inci. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Seperti yang kami sebut di atas, bodi Realme Watch memang mirip Apple Watch dengan bentuk persegi meskipun sedikit memanjang ke arah atas dan bawah.

Smartwatch ini memiliki layar berukuran 1,4 inci dengan frame yang lebih tebal di bagian bawah layar ketimbang di sisi atas dan kanan kirinya.

Jika diperhatikan dengan seksama, tampak logo Realme yang terukir di bagian bawah dan hanya bisa dilihat ketika cahaya jatuh di atasnya.

Walau dibanderol harga yang murah, smartwatch terasa kokoh, pas, dan ringan saat dipakai. Karena hal itu, kamu dapat tetap memakai perangkat ini saat tidur tanpa merasa sakit.

Tombol untuk mengaktifkan layar Realme Watch dan back saat menjelajah menu. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Di sisi kanan jam tangan pintar ini, tampak sebuah tombol dengan aksen garis kuning yang digunakan untuk menyalakan atau mematikan (sleep) tampilan layar.

Tak hanya itu, tombol ini juga dapat digunakan untuk tombol back (kembali) saat masuk ke dalam menu di smartwatch.

Dalam hal bahan tali yang terbuat dari karet, kami tidak menemui masalah yang besar atau terasa gatal selama penggunaan. Bila bosan, Realme juga menyediakan varian tali dengan beragam warna lain yang dapat dapat dipilih.

Sensor detak jantung, SpO2, dan pin magnetik untuk pengisian daya baterai Realme Watch. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Di bagian belakang, tampak sebuah pin magnetik yang digunakan untuk mengisi baterai jam pintar sebesar 160mAh, sensor SpO2, dan pendeteksi detak jantung.

 

3 dari 6 halaman

Display

Realme Watch. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Berbicara tentang layar, Realme sudah menanamkan panel LCD berukuran 1,4 inci yang sudah dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 3 agar tidak mudah tergores.

Tampilan di layar Realme Watch pun terlihat tajam, detail, dan tetap terlihat saat digunakan di bawah sinar matahari. Pengguna pun dapat menyesuaikan tingkat kecerahan di layar mulai dari 10 persen saja hingga ke 100 persen.

Selama review, UI (user interface, antar muka) di Realme Watch beberapa kali terasa lamban dan tidak semulus yang kami harapkan saat dipakai.

User interface di aplikasi Realme Link. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Seperti smartwatch lainnya, Realme juga menawarkan sejumlah pilihan tampilan muka jam atau watch faces untuk jam pintar milik mereka.

Perusahaan menyediakan 12 watch faces, dan hanya bisa menyimpan 6 tampilan di smartwatch. Kamu dapat memilih faces ini via aplikasi Realme Link.

Sayang, dari 12 watch faces yang disediakan Realme, tak ada satupun yang terlihat menarik untuk digunakan.

Perusahaan mengatakan, saat ini mereka sedang berusaha untuk menyediakan lebih banyak lagi watch faces di masa mendatang. Semoga saja ya sobat Tekno Liputan6.com.

Tampilan muka di Realme Link. (Liputan6.com/ Yuslianson)

 

4 dari 6 halaman

Performa

Isi boks Realme Watch. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Realme Watch hadir dengan 15 jenis moda olahraga--outdoor running, walking, swimming, indoor running, outdoor riding, aerobic capacity, strength training, football, basketball, badminton, table tennis, indoor riding, yoga, elliptical machine, dan cricket.

Fungsi lain yang tersedia, termasuk penghitung langkah, pemantau detak jantung, tanggal dan waktu, informasi cuaca, meditasi, kendali musik, stopwatch, alarm, tombol kamera, dan Find My Phone.

Bicara tentang performa, fitur pemantau tidur dan penghitung langkah di Realme Watch cukup akurat.

Sayang, Realme tidak menyertakan data pendukung yang lebih akurat, seperti data kalori, detak jantung, dan lama waktu saat berolahraga.

Charger magnetik untuk Realme Watch dan sebuah buku manual. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Tak hanya itu, Realme Watch juga tidak mendukung fitur GPS sendiri. Alih-alih, perangkat ini mengandalkan GPS dari smartphone saat terkoneksi via bluetooth.

Hal yang sangat disayangkan lain adalah tidak adanya opsi atau mode olahraga pada umumnya, seperti pemanasan atau latihan yang tidak butuh alat dan dapat dilakukan di rumah.

Berhubung masa pandemi Covid-19, akan menjadi hal yang menarik bilamana Realme mampu menghadirkan opsi jenis latihan lebih beragam dan dapat dilakukan di rumah saja.

 

5 dari 6 halaman

Fitur Kesehatan

Tampilan data tidur di Realme Watch. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Realme Watch sudah dilengkapi dengan sensor yang dapat memonitor detak jantung pengguna secara terus-menerus.

Perangkat ini juga dapat memperingati pengguna bila detak jantung terlalu tinggi atau terlalu rendah, sebuah fitur yang sangat bermanfaat bagi pengguna dengan masalah kesehatan jantung.

Jenis olahraga yang tersedia di Realme Watch. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Pengguna dapat mengatur interval tertentu agar sensor di smartwatch dapat mendeteksi detak jantung sepanjang hari.

Berbekal sensor SpO2, Realme Watch juga dapat mendeteksi tingkat oksigen darah selama digunakan untuk berolahraga. Perusahaan mengklaim, monitor internal sebanding dengan monitor oksigen darah medis.

Sensor detak jantung, SpO2, dan pin magnetik untuk pengisian daya baterai Realme Watch. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Walau dibanderol dengan harga murah, sensor di smartwatch mampu bekerja dengan baik dan menampilkan data hampir akurat.

Monitor detak jantung dan penghitung langkah di Realme Watch juga setara dengan pelacak kebugaran lainnya--Fitbit Versa yang kami pakai saat ini--dan beberapa jam tangan pintar premium lainnya.

Baterai

Tergantung dari pemakaian, baterai Realme Watch yang berkapasitas 160mAh ini dapat bertahan cukup lama.

Perusahaan mengklaim, baterai smartwatch-nya ini mampu bertahan hingga 7 hari dengan sensor detak jantung dinyalakan.

Bila dimatikan, smartwatch mampu bertahan hingga 9 hari. Saat digunakan, baterai Realme Watch hanya mampu bertahan selama 5 hari dalam sekali pengisian baterai.

 

6 dari 6 halaman

Kesimpulan

Sensor detak jantung di Realme Watch. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Secara keseluruhan, Realme Watch memang memiliki sebuah fitur yang lengkap ketimbang perangkat serupa direntang harga yang sama.

Dilengkapi sensor detak jantung, IP68, kemampuan baterai, dan sensor SpO2, Realme Watch menawarkan fitur premium di label harga paling terjangkau saat ini.

Akan tetapi, masih ada beberapa hal yang dapat ditingkatkan. Realme setidaknya menyediakan beberapa fitur atau kemampuan standar. Ambil contoh, seperti dapat menerima panggilan dan membalas pesan singkat bilamana muncul notifikasi di smartwatch.

Bila kami mencari sebuah smartwatch murah dengan beragam fitur perangkat premium, Realme Watch ini dapat menjadi pilihan kamu.

(Ysl/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓