Tokopedia Gandeng GoApotik, Beli Obat dan Tebus Resep Jadi Lebih Gampang

Oleh Iskandar pada 21 Nov 2019, 15:30 WIB
Diperbarui 21 Nov 2019, 16:17 WIB
Tokopedia

Liputan6.com, Jakarta - Tokopedia menggandeng GoApotik untuk mempermudah masyarakat mendapatkan obat-obatan serta perlengkapan kesehatan, seperti obat bebas dan obat resep.

Melalui kerjasama ini masyarakat bisa membeli obat atau perlengkapan kesehatan secara langsung dan lebih aman melalui platform Tokopedia.

AVP of Business Tokopedia, Jessica Stephanie Jap, mengungkapkan mengatakan perusahaan selalu berkolaborasi dengan para mitra strategis untuk mempermudah kehidupan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan.

"Kami melihat adanya kebutuhan signifikan dari masyarakat terhadap obat-obatan serta perlengkapan kesehatan di Tokopedia. Menurut data internal, jumlah transaksi pada kategori Kesehatan mengalami kenaikan lebih dari 200 persen dari Juli hingga September 2019,” kata Jessica melalui keterangannya, Kamis (21/11/2019).

Bukan itu saja, masyarakat juga dapat menebus resep dokter secara online melalui pengunggahan resep pada fitur Chat bersama apoteker setelah melakukan pembayaran.

Resep yang diterima akan diperiksa keaslian dan keabsahannya oleh apotek mitra dari GoApotik.

Setelah itu, apotek mitra akan membantu menyiapkan obat sesuai resep dan melakukan pengantaran obat bersama mitra logistik Tokopedia ke alamat pembeli.

 

2 of 3

Mengenal GoApotik

Obat
Ilustrasi/copyright shutterstock.com/megaflopp

GoApotik adalah platform aggregator apotek online dari PT Global Urban Esensial, salah satu digital healthcare startup, yang didanai oleh salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia, yang memegang lisensi Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

Perusahaan juga menerapkan prinsip-prinsip penyaluran dan pelayanan kefarmasian, khususnya obat-obatan melalui e-commerce, salah satunya Tokopedia.

Head of GoApotik, Mohamad Salahuddin, kerjasama antara GoApotik dan Tokopedia adalah langkah strategis untuk bersama-sama menghadirkan pelayanan kefarmasian dan penjualan obat-obatan oleh apotek resmi dan obat berizin edar serta meningkatkan eksistensi apotek dan peran apoteker di Indonesia di era digital.

GoApotik memiliki peran sebagai PSEF (Penyedia Sarana Elektronik Farmasi) yang digagas Kementerian Kesehatan. Startup ini juga berperan untuk menghadirkan apotek yang legal, berlisensi, dan terverifikasi.

 

3 of 3

Rangkul BPOM

Asam Lambung
Atasi permasalahan asam lambung dengan pilihan obat yang aman, rekomendasi dari BPOM. (Foto: Ewa Urban/ Pixabay)

Selain itu, Tokopedia juga bekerja sama dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dalam melakukan pengawasan terhadap peredaran, pengiriman, promosi, serta iklan penjualan obat dan makanan di platform miliknya.

"Kami menyambut baik langkah Tokopedia dan GoApotik untuk mempermudah masyarakat mendapatkan produk kesehatan berupa obat bebas," ujar Kepala Badan POM RI, Dr. Penny K. Lukito.

Penny mengklain BPOM juga terus melakukan pendampingan kepada pelaku usaha demi meningkatkan daya saing produk sekaligus menyediakan akses terhadap obat yang aman, berkhasiat dan bermutu bagi seluruh masyarakat Indonesia.

(Isk/Why)

Lanjutkan Membaca ↓