Indosat Ooredoo dan Facebook Edukasi Masyarakat agar Bijak Saat Berinternet

Oleh Agustinus Mario Damar pada 15 Okt 2019, 13:58 WIB
Presdir & CEO Indosat Ooredoo, Dirjen Aptika Kemkominfo dan Facebook's VP of Mobile Partnerships

Liputan6.com, Jakarta - Indosat Ooredoo baru saja mengumumkan kampanye baru yang digodok bersama Facebook. Kampanye bernama "Internet 101" ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang pertama kali mengakses internet agar dapat mengoptimalkan pemakaiannya.

"Kami tahu internet memiliki kemampuan meningkatkan kehidupan masyarakat, tapi di Indonesia belum semua dapat mengaksesnya," tutur President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al Neama, saat peluncuran Internet 101 di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

"Karenanya, kami bersama Facebook menghadirkan kampanye ini untuk membantu masyarakat memanfaatkan internet dengan optimal," jelasnya.

Untuk diketahui, kampanye 'Internet 101' merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) di pilar edukasi.

Jadi, kampanye ini hadir untuk mengisi kesenjangan antara pengguna internet yang sudah fasih dan pengguna perdana termasuk pengguna yang masih jarang mengaksesnya.

Terlebih, data dari GSMA Mobile Economy Report 2019, memprediksi penetrasi internet mobile di Indonesia tumbuh hingga 69 persen pada 2025. Dengan kata lain, ada sekitar 24 juta masyarakat Indonesia yang akan masuk ke ranah online.

"Apa yang kami lakukan bersama Indosat Ooredoo ini ingin menunjukkan pada masyarakat bahwa internet dapat mengubah kehidupan. Namun tidak hanya itu, mereka juga dapat mengaksesnya secara bertanggung jawab," tutur VP Global Mobile Partnership Facebook, Fransisco Varela.

 

2 of 3

Indosat Ooredoo dan Facebook Punya Peran Masing-Masing

Ilustrasi Facebook (iStockPhoto)

Adapun dalam kolaborasi ini, baik Indosat Ooredoo dan Facebook akan memainkan peranan berbeda.

Indosat Ooredoo sebagai operator telekomunikasi akan menunjang program dengan dukungan jaringannya, sedangkan Facebook menyediakan materi sekaligus informasi mengenai penggunaan internet yang sehat dan tepat guna.

Dalam program, Indosat Ooredoo turut bekerja sama dengan outlet atau mitra ritelnya di daerah-daerah. Sebab, mereka yang akan mengemban tugas untuk menyebarluaskan informasi mengenai pemanfaatan internet secara tepat guna ini ke masyarakat.

Untuk sekarang, Indosat Ooredoo masih menyasar wilayah Sulawesi dan Kalimantan, termasuk beberapa daerah di Pulau Jawa dalam pelaksanaan program ini.

Daerah-daerah itu dipilih Indosat Ooredoo untuk pelaksanaan program ini, sebab dianggap masih memiliki penetrasi internet yang rendah.

 

3 of 3

Sasar 1 Juta Orang

Presdir & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama (kiri), Dirjen Aptika Kemkominfo, Semuel A. Pangerapan (tengah),  Facebook's VP of Mobile Partnerships, Fransisco Varela (kanan). Liputan6.com/Agustinus Mario Damar

Program ini akan diselanggarakan selama satu tahun, mulai dari 15 Oktober 2019 hingga Oktober 2020. Indosat Ooredoo menargetkan dapat menyasar sekitar satu juta orang dalam waktu satu tahun ini.

"Rencananya, dalam satu tahun akan ada satu juta orang yang menjadi target dari program ini. Harapannya, mereka bisa mengetahui cara memanfaatkan internet dengan baik dan mampu meningkatkan kehidupannya," tutur VP Head of Mobile Financial Service Indosat Ooredoo, Hendry Syaputra.

Setelah diselenggarakan setahun, Hendry juga menuturkan Indosat Ooredoo memiliki rencana untuk membawa program ini digelar secara nasional.

Operator yang identik dengan warna kuning itu juga akan mengoptimalkan sejumlah kanal miliknya untuk mendukung program ini, seperti SMS, Service Center, termasuk outlet ritel.

(Dam/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by