Sepak Terjang TikTok Selama 2 Tahun di Indonesia

Oleh Andina Librianty pada 06 Okt 2019, 16:00 WIB
Ilustrasi TikTok

Liputan6.com, Jakarta - TikTok merayakan dua tahun kehadirannya di Indonesia dengan merilis sejumlah informasi terbaru tentang layanan tersebut. Selama dua tahun belakangan, TikTok mengklaim telah menjadi wadah bagi masyarakat Indonesia untuk menuangkan imajinnasi dan mengekspresikan kreativitas.

Aplikasi media sosial video tersebut merangkum sepak terjang selama dua tahun terakhir di Indonesia dalam sembilan fakta menarik. Berikut rangkumannya, seperti dikutip dari keterangan resmi TikTok, Minggu (6/10/2019):

1. Aplikasi populer

Dalam beberapa pekan terakhir, TikTok mengklaim menjadi aplikasi hiburan nomor 1 di App Store di Indonesia. Pada tahun lalu, TikTok menerima penghargaan dari Google Play sebagai "Aplikasi Paling Menghibur" dan "Aplikasi Terbaik".

2. Tempat berbagai video

Pengguna TikTok dapat menangkap momen apapun yang penting bagi mereka dengan menciptakan video kreatif yang berdurasi antara 15 detik sampai 1 menit, langsung dari smartphone. Mereka dapat menghias video dengan beragam pilihan efek khusus, stiker, lagu, transisi, dan fitur video lainnya.

3. Waktu pengguna

Saat menggunakan TikTok, pengguna di Indonesia menghabiskan rata-rata 29 menit untuk tidak hanya menonton, tetapi juga menciptakan, menemukan, berbagi video di platform tersebut.

2 of 3

Fakta 4 - 6

Diblokir di India, TikTok Merugi 7 Miliar Setiap Hari
Ilustrasi TikTok

4. Konten populer

Meskipun TikTok menawarkan beragam jenis konten, sebagian besar pengguna di Indonesia menyukai konten makanan, fashion, dan komedi dalam dua tahun terakhir ini.

Semakin sering pengguna menonton konten kesukaannya, akan ada lebih banyak rekomendasi yang sudah dipersonalisasikan.

5. Video terpopuler di Indonesia

Video paling populer dalam dua tahun terakhir ini menawarkan beragam konten. Video makanan tentang cara membuat Risoles dari Yackikuka menjadi terkenal dengan lebih dari 750,000 like.

Selain itu, ada video yang dibuat oleh seorang penata rias bernama Anna Queen yang sedang menunjukkan riasan salah satu pelanggannya, meraih lebih dari 900.000 like.

6. Lagu populer

Selain menjadikan video viral, TikTok juga menjadi platform baru untuk lagu-lagu yang mungkin belum pernah terdengar sebelumnya.

Dalam dua tahun terakhir, lagu yang paling populer sebagai lagu latar video di Indonesia adalah "Disana Menanti Disini Menunggu" dari Via Vallen, diikuti oleh "Lagi Syantik" dari Siti Badriah, dan "Girls Like You" dari Maroon 5.

3 of 3

Fakta 7 - 9

Aplikasi TikTok. Dok: Engadget.com
Aplikasi TikTok. Dok: Engadget.com

7. Tantangan tagar di Indonesia

Orang Indonesia tidak hanya suka mengikuti tantangan, tapi juga gemar menonton video tersebut. Tantangan #EkspresiMerdeka, bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora), mendapatkan 64.9 juta view. Sementara #ColorfulMedan yang berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Kota Medan, meraih 24.3 juta view.

8. Filter favorit

Filter favorit di TikTok Indonesia adalah "grown old". Selain itu, filter lain yang paling banyak digunakan pengguna di Indonesia adalah "flower ring", yang menjadikan wajah pengguna lebih cantik, dan bisa menambahkan hiasan bunga di kepalanya.

9. Jalin kerja sama

Selain menyediakan platform untuk menciptakan video durasi pendek, TikTok juga sering berkolaborasi dengan pemerintah dan pihak lokal lainnya melalui kegiatan online serta offline. Kegiatan paling terkenal yang diselenggarakan oleh TikTok Indonesia adalah TikTok Gala di Jakarta pada 2018.

Acara tersebut merayakan kegiatan tahunan TikTok global, One Million Audition, bersama dengan negara lain seperti Amerika Serikat, Inggris, Tiongkok, Vietnam, dan Thailand.

TikTok juga memiliki kampanye TikTok Peduli. Untuk 100 video yang diunggah menggunakan tagar #TikTokPeduli, TikTok mendonasikan 100 juta rupiah kepada Rumah Autis.

Tahun ini, TikTok ditunjuk menjadi mitra resmi dari Kemenpar untuk membantu mempromosikan tujuan wisata di seluruh Indonesia. Agustus lalu, TikTok juga bekerjasama dengan Kemenpora untuk mempromosikan kampanye berjudul #EkspresiMerdeka yang menyorot rasa cinta warga Indonesia kepada negara.

(Din/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓