Top 3 Tekno: Ratusan Juta Nomor Ponsel Pengguna Facebook Terekspos

Oleh Iskandar pada 06 Sep 2019, 10:29 WIB
Ilustrasi Facebook

Liputan6.com, Jakarta - Ratusan juta nomor ponsel pengguna Facebook yang terdaftar dalam sebuah database terekspos secara publik. 

Berita tersebut menuai perhatian para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Kamis (5/9/2019) kemarin. 

Informasi lain yang juga menuai perhatian datang dari  Twitter yang menonaktifkan sementara pengiriman tweet via SMS.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Nomor Ponsel Milik Ratusan Juta Pengguna Facebook Terekspos

Facebook terus didera masalah pelanggaran data. Setelah kasus Cambridge Analytica kini jejaring sosial raksasa itu dikabarkan mengalami pelanggaran data serius.

Terbaru, menurut laporan Tech Crunch, ratusan juta nomor ponsel pengguna Facebook yang terdaftar dalam sebuah database terekspos secara publik.

Sebagaimana dikutip dari Phone Arena, Kamis (5/9/2019), database tersebut merekam data milik 419 juta orang pengguna Facebook.

Baca selengkapnya di sini

2. Buntut Akun CEO Dibajak, Twitter Nonaktifkan Pengiriman Tweet via SMS

Setelah akun milik CEO Jack Dorsey diretas, Twitter menonaktifkan sementara pengiriman tweet via SMS.

Hal ini dilakukan hanya dalam waktu beberapa hari setelah fitur pengiriman tweet via SMS itu disalahgunakan oleh hacker di akun Jack Dorsey.

Hacker diketahui mencuitkan ujaran rasis, ancaman bom, dan unggahan kasar lainnya lewat akun orang nomor satu Twitter itu.

Baca selengkapnya di sini

 

2 of 2

3. Xiaomi Bicara Soal Turunnya Performa Perusahaan di Indonesia

Xiaomi
Suasana di dalam Mi Store di Bali. Liputan6.com/ Yuslianson

Beberapa waktu lalu, perusahaan riset IDC merilis laporan lima besar vendor smartphone yang menguasai pasar Indonesia. Terjadi perubahan yang signifikan pada merek smartphone Xiaomi di Tanah Air.

Pasalnya per kuartal kedua 2019, Xiaomi turun ke peringkat 4. Posisi tersebut turun dari peringkat 2 periode yang sama tahun lalu. Bagaimana jawaban Xiaomi?

Pihak Xiaomi Indonesia tidak menampik hasil riset tersebut dengan pertanyaan metode apa yang dipakai oleh perusahaan riset pasar. Xiaomi Indonesia mengaku memang lebih hati-hati dalam berbisnis di Indonesia tahun ini.

Baca selengkapnya di sini

(Isk/Ysl)

 

Lanjutkan Membaca ↓