Amazon Jual Ribuan Produk Tak Tersertifikasi dan Mematikan

Oleh Liputan6.com pada 04 Sep 2019, 06:30 WIB
Logo Amazon

Liputan6.com, Jakarta - Situs Amazon merupakan forum jual beli beragam produk, mulai dari buku hingga perabotan yang sudah berlangsung selama 20 tahun lebih.

Pertumbuhan eksplosif perusahaan ini sebagian besar digerakkan oleh pasar pedagang pihak ketiga yang luas.

Banyak pedagang pasar memang merupakan produsen, pengecer, dan reseller terpercaya.

Namun, terdapat pedagang-pedagang lainnya yang tidak hanya menjual barang palsu, tetapi juga memberi label yang salah, tidak aman, atau bahkan barang terlarang yang dapat membuat konsumen (terutama anak-anak) dalam bahaya besar.

Wall Street Journal telah mengidentifikasi 4.100 produk dijual di Amazon dan terdapat sekitar 2000 mainan anak-anak yang tidak memiliki peringatan risiko terhadap anak-anak.

Di antara temuan Wall Street Journal terdapat 116 produk yang mendapat sertifikasi palsu dari Food and Drugs Administration (FDA).

Lalu, ada 80 tempat tidur bayi yang dapat menyebabkan kematian kepada bayi, 1.412 elektronik yang secara palsu mengklaim sebagai terverifikasi UL, dan 2.324 mainan yang tidak memasukkan peringatan bahaya tersedak.

2 of 3

Gagal Tes Standar

The Spheres, Kantor Baru Amazon
Pengunjung melakukan tur selama pembukaan kantor baru Amazon yang bernuansa hutan hujan, The Spheres, di Seattle, Senin (29/1). Fasilitas tersebut dilengkapi pula dengan Wi-Fi dan ruang pertemuan dengan nama-nama hutan hujan. (JASON REDMOND / AFP)

Dalam investigasinya, Wall Street Journal membeli 10 produk anak-anak tertentu dari Amazon, barang-barang tersebut telah dilabeli "Amazon's Choice".

Namun, ada empat barang gagal tes standar keselamatan federal, termasuk salah satu barang yang mengandung kadar timah terlalu tinggi.

Terdapat salah satu produk dengan label salah yang dimasukkan Wall Street Journal dalam laporannya, barang ini terbukti mematikan bagi pemiliknya.

3 of 3

Tak Penuhi Standar

Cuci Helm Sepeda Motor
Cara mencuci helm sepeda motor. (instructables.com)

Seorang pria berusia 23 tahun di Missouri, Amerika  membeli helm sepeda motor dari Amazon yang pada saat itu terdaftar sebagai tersertifikasi memenuhi standar keselamatan Departemen Transportasi AS.

Namun kemudian, pada tahun itu, ia meninggal dalam kecelakaan saat berkendara.

Investigasi federal kemudian menemukan bahwa helm itu tidak memenuhi standar DOT (Department of Transportation) dan ditarik kembali.

Wall Street Journal menemukan produk tersebut masih ada dijual dalam situs Amazon dengan daftar kepatuhan yang aktif.

(Keenan Pasha/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓