Google Pakai Bahan Daur Ulang untuk Bikin Smartphone dan Perangkat Lainnya

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 07 Agu 2019, 06:30 WIB
Diperbarui 07 Agu 2019, 06:30 WIB
Pixel
Perbesar
Tampilan dua Pixel 3 yang baru meluncur (sumber: google)

Liputan6.com, Jakarta - Google berencana memakai bahan daur ulang untuk semua produk hardware Made By Google per tahun 2022.

Produk Made By Google saat ini termasuk perangkat keras seperti Pixel, Pixelbooks, pengeras suara Google Home, Nest, dan aksesori seperti case untuk smartphone dan dudukan pengisi daya.

Mengutip laman The Verge, Rabu (7/8/2019), Google menyebut, mereka telah mulai menggunakan plastik daur ulang di perangkat Chromecast. Google juga memakai botol plastik untuk membuat kain di Google Homes dan produk seperti case untuk smartphone.

Langkah Google ini mengikuti inisiatif ramah lingkungan yang digagas Apple untuk memakai bahan daur ulang di produk-produknya. Apple bahkan telah membuat robot yang bertugas membongkar hardware lama dan mengambil bagian yang bisa didaur ulang.

Tidak hanya itu, awal tahun ini Samsung juga mengumumkan janji serupa. Samsung berjanji untuk menggunakan bahan ramah lingkungan di kemasan produknya.

2 dari 3 halaman

Pengiriman Bebas Karbon

Google Pixel 3A
Perbesar
Tampilan smartphone anyar dari Google, Pixel 3A (sumber: Google)

Google sendiri berjanji untuk membuat semua pengirimannya bebas karbon pada 2020 untuk mempromosikan upaya keberlanjutan di divisi perangkat kerasnya.

Dalam sebuah wawancara dengan Fast Company, Head of Sustainability Hardware Google Anna Meegan mengatakan, "Tim kami mampu mengurangi emisi hingga 40 persen dengan beralih dari pengiriman udara ke kargo."

3 dari 3 halaman

Butuh Pengembangan dan Produksi Lebih Cepat

Google Pixel
Perbesar
Tampilan dari smartphone anyar Google, Pixel 3A (sumber: Google)

Misi tersebut berarti bahwa tim perlu memperkirakan proses pengembangan dan produksi dengan lebih cepat.

Pasalnya, pengiriman barang dengan kargo membutuhkan waktu lebih lama dibanding dengan udara.

Google sendiri telah memiliki program kemitraan bersama untuk upaya daur ulang produk hardware mereka. Ini memungkinkan pengguna Google di Amerika Serikat untuk mengirimkan produk lawas mereka untuk didaur ulang.

(Tin/Why)

Lanjutkan Membaca ↓