5 Aplikasi Ubah Audio Jadi Teks Terbaik 2019

Oleh Liputan6.com pada 29 Jul 2019, 08:00 WIB
Ilustrasi Aplikasi Ubah Audio Menjadi Teks. Dok: quicktranscriptionservice.com

Liputan6.com, Jakarta - Sebelumnya, Tekno Liputan6.com mengulas bagaimana cara untuk mengubah audio menjadi teks.

Kali ini, kami merekomendasikan daftar aplikasi apa saja yang bisa dipakai untuk mengubah audio menjadi teks.

Tentunya, beberapa aplikasi tersebut akan bermanfaat dan mudah diaplikasikan.

Menghimpun dari Techradar, Senin (29/7/2019) berikut beberapa aplikasi pengubah audio menjadi teks terbaik 2019.

1. Google Keyboard

Keunggulan dari Google Keyboard adalah gratis, mudah digunakan, memiliki fitur tambahan, tetapi tidak ada shortcut commands. Kamu bisa mengunduhnya melalui Google Play Store.

Aplikasi ini sebenarnya dirancang sebagai keyboard untuk input fisik, tetapi ia juga memiliki opsi untuk menginput ucapan secara langsung dan mengubahnya menjadi teks.

Selain itu, terdapat lebih dari 60 bahasa yang disediakan. Jadi, kamu bisa menerjemahkan audio dari bahasa asing ke bahasa Indonesia, atau sebaliknya.

2 of 5

2. Just Press Record

Just Press Record
Just Press Record. Dok: apple.com

Just Press Record adalah salah satu aplikasi yang mudah digunakan, didukung fitur cloud dan multilingual. Kalau kamu mencari perangkat khusus pengubah audio menjadi teks, aplikasi ini adalah jawabannya.

Perekam audio ini mempunyai fitur-fitur seperti merekam hanya dengan satu ketukan, menawarkan layanan transkripsi yang baik, serta sinkronisasi iCloud di seluruh perangkat. Kamu juga bisa langsung mengeditnya dari dalam aplikasi, dan tersedia 30 bahasa.

Fitur bagus lainnya, terdapat pengenalan tanda baca, memungkinkan mengakses catatan dari berbagai perangkat secara online, dapat berbagi file audio dan teks ke aplikasi lainnya, dan bisa dijamin tidak ada yang salah dari pengetikan.

Namun sayang, aplikasi hanya bisa diakses melalui perangkat iOS, dan harus membayar seharga USD 4.99 atau sekitar Rp 69 ribu.

 

3 of 5

3. Speechnotes

speechnotes.co
speechnotes.co

Selanjutnya adalah Speechnotes. Sama seperti Google Keyboard, aplikasi ini sudah didukung oleh teknologi Google. Keunggulan dari aplikasi ini di antaranya sudah ada teknologi pengenalan suara bawaan Google, bisa mengenali tanda baca, dan mudah digunakan.

Dalam aplikasi ini kamu tidak perlu membuat akun atau semacamnya. Cukup membuka aplikasi dan menekan ikon mikrofon, kamu sudah bisa menggunakannya.

Selain itu, bisa menambahkan nama, dan tanda tangan dalam aplikasi dengan menggunakan satu set tombol khusus pada keyboard bawaan.

Di sini, kamu bisa mengatur besar kecilnya ukuran font dan teks. Semua perubahan, akan langsung disimpan ke cloud.

Kamu juga bisa melakukan pembelian untuk mengakses fitur premium (versi browser untuk Chrome).

 

4 of 5

4. Transcribe

Transcribe
Transcribe. Dok: apple.com

Aplikasi Transcribe sudah didukung kecerdasan buatan (AI). Aplikasi ini bisa mengubah video dan audio, menjadi teks berkat adanya teknologi AI.

Didukung lebih dari 80 bahasa dari seluruh dunia, dan bisa mengimpor file dari layanan seperti Dropbox. Dengan aplikasi Transcribe, memungkinkan kamu membuat transkripsi berkualitas tinggi hanya menekan satu tombol saja.

Kekurangannya adalah kamu harus melakukan pembelian, jika ingin memanfaatkan sebagian besar fitur dalam aplikasi. Uji coba gratis diberikan selama 15 menit saja, dan Transcribe hanya tersedia di iOS.

 

5 of 5

5. Nuance Dragon Professional

Nuance Dragon Professional
Nuance Dragon Professional. Dok: nuance.com

Jika kamu mencari aplikasi ubah audio ke teks untuk kelas bisnis, maka Nuance Dragon Professional solusinya.

Ditujukan untuk pengguna pro, perangkat lunak ini memberikan akses menentukan, mengedit dokumen, membuat spreadsheet, dan menjelajahi web menggunakan suara.

Pihak Nuance mengklaim aplikasi buatannya bisa mengetik dengan kecepatan 160 kata per menit, dan tingkat akurasi sebesar 99 persen.

Kamu dapat mengimpor daftar kata khusus, serta tersedia aplikasi seluler tambahan yang memungkinkan kamu menyalin file dan mengirimkannya kembali ke komputer.

Aplikasi ini terlampau mahal, harus merogoh kocek sekitar Rp 4 juta untuk memilikinya.

(Linda Fahira Putri/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓