8 Hari, Xiaomi Jual 1 Juta Mi Band 4

Oleh Andina Librianty pada 24 Jun 2019, 18:00 WIB
Kantor Xiaomi di Maofanglu Road, Beijing. Tempat Vice President International Xiaomi Hugo Barra beraktivitas. Liputan6.com/Agustin Setyo Wardani

Liputan6.com, Jakarta - Xiaomi mengumumkan perangkat wearable Mi Band 4 pada awal bulan ini. Perusahaan pun mengumumkan pencapaian penjualan selama delapan hari awal ketersediaannya.

Dilansir GSM Arena, Senin (24/6/2019), Xiaomi Mi Band 4 dilaporkan terjual lebih dari satu juta ini selama delapan hari pertama ketersediaannya di pasar.

Xiaomi melaporkan pernah mengapalkan lebih dari 5 ribu unit per jam. Pencapaian ini merupakan pengapalan tercepat yang pernah dilakukan perusahaan.

Penjualan gelang pintar itu akan digelar di berbagai negara lain pada 26 Juni 2019. Perangkat ini akan dijual di Eropa dengan nama Mi Smart Band 4.

Adapun harga jualnya, Xiaomi Mi Band 4 dibanderol USD 21, sedangkan varian NFC untuk bisa melakukan pembayaran secara wireless seharga USD 30.

Mi Store di Spanyol dan Italia akan menjual perangkat ini dengan harga 35 euro.

2 of 3

Xiaomi Pindahkan 20 Ribu Karyawan ke Kantor Pusat Baru di Beijing

Suasana di lantai 1 kantor Xiaomi di Maofanglu Road, Beijing, Tiongkok.
Suasana di lantai 1 kantor Xiaomi di Maofanglu Road, Beijing, Tiongkok. Liputan6.com/Agustin Setyo Wardani

Lebih lanjut, Xiaomi akan memindahkan sekira 20 ribu karyawannya ke kantor pusat baru di Beijing, Tiongkok. Kantor dengan delapan gedung tersebut bernama Xiaomi Science and Technology Park.

Dilansir GSM Arena, kantor seluas 210 ribu meter persegi tersebut berisi banyak ruangan untuk berbagai projek Xiaomi. Selain itu, juga terdapat ruang khusus untuk mempercepat pengembangan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Xiaomi akan tetap menggunakan empat gedung di markas besarnya yang ada sekarang. Namun, beberapa penelitian akan dipindahkan ke tempat baru. Kantor pusat lama dan baru Xiaomi sama-sama berada di Beijing.

Xiaomi merupakan salah satu vendor smartphone besar di dunia. Perusahaan asal Tiongkok ini juga membuat berbagai produk lain, termasuk aplikasi mobile, laptop, dan produk konsumen seperti smartwatch.

Untuk smartphone sendiri, perusahan memiliki produk dengan merek Blackshark, Pocophone, dan Redmi, di luar "Xiaomi". Kecuali Blackshark, merek smartphone Xiaomi lainnya sudah masuk ke pasar Indonesia secara resmi.

(Din/Isk)

3 of 3

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓