Kiprah PowerDanger, Siap Tatap Musim Baru Liga Pro Mobile Legends

Oleh Agustinus Mario Damar pada 28 Apr 2019, 18:00 WIB
Diperbarui 28 Apr 2019, 18:15 WIB
Mobile Legends

Liputan6.com, Jakarta - Gelaran turnamen Mobile Legends Smartfren 4G Battle telah memasuki babak akhir. Babak final turnamen amatir Mobile Legends di Indonesia yang digelar 8 Desember 2018 ini mempertemukan OPi Gaming dan PowerDanger Esports.

Keduanya berhasil masuk ke babak final setelah lebih dulu menyisihkan para pesaingnya di babak playoff yang digelar pada 6 hingga 7 April 2018. Dalam pertandingan final yang digelar pada 26 April 2019, OPi Gaming akhirnya berhasil keluar sebagai juara dengan skor 3-1.

Meskipun harus mengakui keunggulan OPi Gaming, tim PowerDanger Esport ternyata tidak patah arang. Tim esports asal Surabaya ini mengaku akan berlatih lebih banyak lagi untuk dapat menyiapkan diri masuk ke liga profesional, yakni Mobile Legends Profesional League (MPL).

"Kami akan berusaha lebih lagi agar dapat masuk ke MPL. We will back stronger," tutur salah satu pemain PowerDanger Esports, Arif Yudha dalam keterangan yang diterima, Minggu (28/4/2019).

Menjadi satu-satunya wakil Surabaya dalam turnamen nasional, tim PowerDanger Esports juga mengaku bangga. Kendati untuk sekarang, tim yang beranggotakan lima pemain ini belum berhasil meraih juara satu. 

Pun demikian, co-founder PowerDanger Esports, Daniel Agung, tetap mengaku siap mendukung kiprah pemain. Menurutnya, kiprah PowerDanger tidak akan berhenti sampai di sini dan terus akan memperbaiki kualitas permainan.

"Saya tidak akan pernah berhenti mendukung anak-anak dan saya sangat bangga karena mereka sudah berusaha keras. Namun, kami tidak akan berhenti sampai di sini, kami akan kan terus dan terus berusaha," tuturnya.

Sekadar informasi, juara pertama dari Mobile Legends Smartfren 4G Battle ini mendapat hadiah Rp 20 juta, sedangkan juara kedua mendapat Rp 15 juta. Adapun most valuable player (MVP) dalam turnamen ini memperoleh hadiah Rp 5 juta.

Dalam menggelar acara ini, Smartfren turut bekerja sama dengan Yamisok. Marketing Manager Yamisok, Emir Ansori, menuturkan gelaran ini sekaligus mendukung pemain amatir Mobile Legends untuk dapat bersaing dengan pemain amatir lain di berbagai wilayah di Indonesia.

2 of 2

Smartfren Gelar Turnamen Mobile Legends Tiap Hari

Mobile Legends
Kill monster di jungle dan minion yang ada di area. Liputan6.com/ Yuslianson

Sekadar informasi, gelaran amatir ini sudah berjalan sejak tahun lalu. Turnamen yang digagas Smartfren ini merupakan pertama kalinya kompetisi antar pemain amatir digelar di Indonesia. 

Berkolaborasi dengan Moonton dan Yamisok Tech Indonesia, turnamen bertajuk Smartfren 4G Battle 2018 Mobile Legends ini bertujuan agar gamers amatir turut unjuk kebolehan dengan kemampuan yang setara.

“Kami juga memiliki pandangan, yang paling dibutuhkan gamer untuk mengembangkan dirinya, selain berkompetisi dengan kemampuan seimbang, mereka perlu untuk merasakan kehandalan dan stabilnya jaringan Smartfren,” ujar Chief Brand Officer Smartfren Roberto Saputra.

Turnamen ini digelar setiap hari selama tiga bulan mulai 8 Desember 2018 hingga Maret 2019. Kompetisi ini dibagi menjadi tiga season dengan setiap season-nya berdurasi satu bulan.

Total peserta yang mengikuti turnamen ini mencapai 5.912 tim. Selama turnamen, Smartfren 4G Battle 2018 menyajikan 2.956 pertandingan yang tidak kalah seru dari tim professional. 

(Dam/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Lanjutkan Membaca ↓